POLITIK
1 menit membaca
Polisi Australia selidiki perjalanan pelaku ke Filipina sebulan sebelum penembakan Bondi Beach
Polisi federal menyebut serangan mematikan saat acara Hanukkah di Sydney terkait terorisme dan menegaskan tidak ada bukti adanya pelaku lain.
Polisi Australia selidiki perjalanan pelaku ke Filipina sebulan sebelum penembakan Bondi Beach
Penembakan massal di Bondi Beach adalah serangan teror yang terinspirasi oleh Daesh, kata polisi. / Reuters

Polisi Australia menyatakan tengah menyelidiki alasan seorang ayah dan anak melakukan perjalanan ke Filipina sebulan sebelum melakukan penembakan massal di Bondi Beach.

“Alasan mereka pergi ke Filipina, tujuan perjalanannya, serta lokasi yang didatangi saat ini masih dalam penyelidikan,” kata Komisaris Kepolisian New South Wales, Mal Lanyon, kepada wartawan pada Selasa.

Komisioner Polisi Federal Australia, Krissy Barrett, mengatakan penyelidikan awal menunjukkan para pelaku kemungkinan terinspirasi oleh kelompok Daesh. Polisi juga menemukan dua simbol Daesh buatan sendiri di dalam kendaraan yang digunakan salah satu pelaku.

Polisi menyebut terduga pelaku merupakan ayah dan anak berusia 50 dan 24 tahun.

Pelaku yang lebih tua tewas ditembak di lokasi kejadian, sementara putranya dilarikan ke rumah sakit dan masih menjalani perawatan hingga Selasa.

Polisi menegaskan tidak ditemukan bukti yang mengarah pada keterlibatan individu lain dalam serangan tersebut.

Pejabat setempat menyebut hingga kini 25 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit akibat penembakan itu, termasuk 10 orang yang berada dalam kondisi kritis.

TerkaitTRT Indonesia - Polisi Australia identifikasi pelaku penembakan di Bondi Beach sebagai ayah dan anak
SUMBER:TRT World & Agencies