ASIA
2 menit membaca
8.000+ WNI eks sindikat online scam di Kamboja minta dipulangkan, KBRI perketat verifikasi
Menurut data KBRI Phnom Penh per 6 Mei menunjukkan total pelapor telah meningkat menjadi 8.174 WNI sejak Januari 2026 usai razia besar-besaran pemerintah setempat.
8.000+ WNI eks sindikat online scam di Kamboja minta dipulangkan, KBRI perketat verifikasi
Sejak pertengahan Januari hingga awal Mei 2026, lebih dari 8.000 WNI telah melapor diri. /Foto: KBRI Phnom Penh

Permintaan pemulangan warga negara Indonesia (WNI) dari Kamboja meningkat tajam seiring operasi besar pemerintah setempat dalam memberantas jaringan penipuan daring. KBRI Phnom Penh mencatat sejak pertengahan Januari hingga awal Mei 2026, lebih dari 8.000 WNI telah melapor untuk meminta fasilitasi pulang ke Indonesia.

Hingga 5 Mei 2026, sebanyak 8.002 WNI tercatat melapor, dengan 3.348 orang sudah dipulangkan. Lonjakan laporan terjadi sejak pertengahan April, dengan rata-rata lebih dari 100 orang per hari, bahkan mencapai 180 laporan dalam sehari. 

Data per 6 Mei menunjukkan total pelapor telah meningkat menjadi 8.174 WNI. Peningkatan ini berkaitan dengan intensifikasi razia pasca Khmer New Year, termasuk di wilayah Poipet yang dikenal sebagai pusat aktivitas pekerja migran.

TerkaitTRT Indonesia - Razia sindikat penipuan daring di Kamboja picu lebih 3.000 WNI melapor ke KBRI, minta dipulangkan

Banyak WNI yang keluar dari jaringan tersebut kemudian mendatangi KBRI dalam kondisi tanpa paspor, overstay, dan kekurangan biaya untuk pulang.

Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Phnom Penh, Krishnajie, mengatakan pihaknya melakukan verifikasi ketat sebelum menerbitkan dokumen perjalanan sementara. 

“Biasanya mereka masih memiliki salinan paspor, jika tidak ada, kami meminta identitas lain yang membuktikan bahwa mereka WNI,” ujarnya.

Untuk mempercepat repatriasi, pemerintah Indonesia terus berkoordinasi dengan otoritas Kamboja terutama departemen imigrasi dan hukum negara tersebut.

Hingga kini, sebanyak 4.677 WNI telah mendapat persetujuan penghapusan denda overstay. Namun, keterbatasan kapasitas penampungan membuat sebagian WNI harus menunggu giliran.

KBRI mengimbau WNI yang telah menerima dokumen perjalanan agar segera kembali ke Indonesia, sekaligus mengingatkan agar tidak kembali terlibat dalam jaringan penipuan daring di Kamboja.

SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
Distribusi terganggu El Nino, Kementerian ESDM pastikan stok BBM nasional aman
Prabowo: Penyelundupan dan pencurian SDA ancam kedaulatan Indonesia
Densus 88 tangkap 12 terduga teroris, ungkap jaringan lintas enam provinsi
Presiden Prabowo lantik 26 anggota Wantimpres sebagai pemberi pertimbangan kebijakan
Gempa M5,9 guncang Sumba Barat Daya, 56 rumah dan 13 fasilitas umum rusak
HUT ke-81 TNI, Presiden Prabowo resmikan 204 satuan baru dan anugerahkan Bintang Mahaputera
Polda Kepri sita tiga mesin pesawat selundupan senilai Rp30 miliar
Presiden Prabowo dijadwalkan hadiri peringatan HUT ke-81 TNI di Cilangkap
Korea Selatan bidik kerja sama pertahanan lebih luas dengan Indonesia
361 personel Jepang dianugerahkan penghargaan usai bantu pemadaman karhutla di Kalimantan
BNPB padamkan hampir 3.800 hektare karhutla di Sumatera dan Kalimantan
Polri tahan kapten KMP Virgo saat pencarian korban masih berlanjut di Laut Jawa
Arrmanatha Nasir dilantik sebagai Menlu, tegaskan lanjutkan arah diplomasi Indonesia
Presiden Prabowo siapkan tiga program bantuan kuartal IV 2026 untuk jaga daya beli masyarakat
Pemerintah siapkan penyesuaian PTKP dan perluasan insentif pajak pada 2027
Presiden Prabowo pimpin peringatan Hari Kesaktian Pancasila dan resmikan museum di Lubang Buaya
Indonesia perkuat kerja sama dengan Kamboja berantas penipuan daring
Masinis KA Argo Bromo Anggrek jadi tersangka tabrakan dengan KRL yang tewaskan 16 orang
Aksi ibu-ibu relawan di Kalimantan padamkan karhutla sekaligus lawan stigma
BGN akan buka 480 dapur MBG pada Oktober, sasar wilayah 3T