Kemendikbud revitalisasi 152 cagar budaya dan museum sepanjang 2025

Kementerian Kebudayaan mencatat telah merevitalisasi 152 cagar budaya dan museum di berbagai daerah selama 2025. Upaya ini dilakukan untuk memperkuat pelestarian warisan budaya nasional.

By
Timor Leste Berjuang Melawan Tantangan Baru 25 Tahun Setelah Referendum Kemerdekaan. / AFP

Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan, Restu Gunawan, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil program restorasi dan revitalisasi situs budaya serta museum di seluruh Indonesia.

“Capaian kami mencakup 152 revitalisasi cagar budaya dan museum, di antaranya Museum Gua Harimau dan Museum Maritim Belitung,” kata Restu dalam rapat Panitia Kerja Pelestarian Cagar Budaya bersama Komisi X DPR RI di Jakarta, Senin, dikutip dari Antara.

Selain museum, pemerintah juga memugar sejumlah situs bersejarah seperti Masjid Kayu Jao di Kabupaten Solok, Situs Gunongan di Aceh, serta Candi Arjuna. Sejumlah lokasi lain ditangani melalui Balai Pelestarian Kebudayaan di berbagai daerah.

Libatkan swasta dan siswa SMK

Restu menjelaskan percepatan pelestarian dilakukan melalui skema kerja sama pemerintah dan swasta (public-private partnership/PPP). Pada 2025, kemitraan terjalin antara lain untuk pembangunan Panggung Sanggabuwana di Keraton Surakarta dan renovasi Makam Ranggawarsita di Klaten.

Menurut dia, sebelumnya restorasi cagar budaya kerap terbatas hanya satu bangunan per tahun. Kini, kolaborasi dengan pihak swasta serta pelibatan siswa SMK yang mendapat pelatihan khusus membuat proses pemugaran lebih efektif. Kolaborasi tersebut juga dinilai membantu mengatasi keterbatasan anggaran dan sumber daya manusia.

Pendapatan museum lampaui target

Restu turut melaporkan Badan Layanan Umum (BLU) Museum dan Cagar Budaya melampaui target kinerja. Sepanjang 2025, pendapatan BLU mencapai Rp62 miliar atau 145,4 persen dari target Rp57 miliar.

Ke depan, Kementerian Kebudayaan berencana terus mengoptimalkan pemanfaatan cagar budaya dan museum secara bertanggung jawab agar memberi manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat, sekaligus menjaga nilai budaya bangsa.