Prancis kirimkan jet untuk melindungi pangkalannya di UEA saat serangan Iran meningkat
Prancis mengirimkan pesawat tempur Rafale ke Uni Emirat Arab untuk mengamankan pangkalan laut dan udara setelah drone Iran mengincar fasilitas Prancis.
Prancis telah menempatkan jet-jet tempur Rafale di atas langit Uni Emirat Arab untuk melindungi pangkalan angkatan laut dan udara mereka dari serangan Iran, kata Menteri Luar Negeri Jean-Noel Barrot pada hari Selasa (3/03).
Prancis memiliki ratusan personel angkatan laut, angkatan udara, dan angkatan darat yang berbasis di Uni Emirat Arab.
Pesawat Rafale itu ditempatkan di pangkalan Dhafra dekat Abu Dhabi.
"Rafale-Rafale ini dan para pilotnya dimobilisasi untuk memastikan keamanan fasilitas kami," kata Barrot kepada penyiar BFMTV menanggapi pertanyaan tentang tindakan Prancis di Uni Emirat Arab pada akhir pekan untuk menetralkan drone Iran.
"Mereka telah melaksanakan operasi untuk mengamankan ruang udara di atas pangkalan kami."
Pada hari Minggu, "sebuah hanggar di sebuah pangkalan Prancis di Uni Emirat Arab dihantam oleh sebuah drone," kata Barrot.
"Pertukaran semakin intensif untuk menentukan bagaimana negara tersebut dapat mempertahankan diri terhadap serangan di masa depan dan bagaimana Prancis dapat melindungi kepentingannya di sana," tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa jet-jet Rafale Prancis yang ditempatkan di UEA telah melaksanakan operasi keamanan ruang udara di atas fasilitas-fasilitas Prancis, mengatakan misi mereka adalah "untuk memastikan keamanan instalasi kami."
Perang Israel-AS terhadap Iran
Menteri luar negeri Prancis mengatakan Prancis mempertahankan perjanjian pertahanan dengan sejumlah negara, termasuk UEA, Qatar, dan Kuwait, dan bahwa "pertukaran sangat sering, di semua tingkatan, diplomatik dan militer."
Ia mencatat bahwa sekitar 400.000 warga negara Prancis tinggal di sekitar selusin negara yang terdampak oleh krisis ini, termasuk penduduk jangka panjang dan pengunjung sementara.
Amerika Serikat dan Israel pada hari Sabtu melancarkan serangan terhadap Iran, yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei.
Iran merespons dengan menargetkan sekutu-sekutu AS di kawasan Teluk, secara tegas mengancam akan mendorong naik biaya energi, yang dapat menghancurkan perekonomian global.
Di Abu Dhabi, sebuah drone mengenai terminal tangki bahan bakar pada hari Senin, menyebabkan kebakaran, meskipun operasi tidak terpengaruh.
Raksasa teknologi Amazon mengatakan pada Senin malam bahwa dua pusat data mereka di UEA "secara langsung terkena" oleh drone, mengganggu layanan cloud di bagian-bagian Timur Tengah.