PNU Arab Saudi anugerahi Doktor Kehormatan kepada presiden kelima RI Megawati
Penganugerahan ini memiliki makna khusus karena Megawati tercatat sebagai tokoh asing pertama yang menerima gelar kehormatan dari universitas tersebut.
Presiden kelima Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, menerima penganugerahan gelar Doktor Kehormatan (Honoris Causa) dari Princess Nourah bint Abdulrahman University (PNU), universitas perempuan terbesar di dunia, dalam sebuah upacara akademik di Riyadh pada Senin.
Penghargaan tersebut diberikan setelah Megawati menyampaikan orasi ilmiah bertema pemberdayaan perempuan dalam pemerintahan, yang digelar di Perpustakaan Pusat PNU. Dalam pidatonya, Megawati menekankan pentingnya peran perempuan dalam kepemimpinan publik dan tata kelola negara.
“Kita berkumpul di Princess Nourah bint Abdulrahman University, sebuah universitas yang berdiri sebagai simbol kemajuan perempuan dalam pendidikan, ilmu pengetahuan, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Megawati.
Ia menyampaikan rasa hormat dan apresiasi yang mendalam kepada jajaran pimpinan dan senat akademik PNU atas anugerah tersebut. Menurut Megawati, gelar kehormatan ini tidak dimaknainya sebagai pencapaian individual, melainkan sebagai pengakuan atas nilai perjuangan kolektif perempuan.
Megawati menyatakan kebanggaannya melihat perjuangan perempuan di dunia akademik. “Melihat banyak wanita pintar di sini saya merasa bangga sekali,” katanya.
Penganugerahan ini memiliki makna khusus karena Megawati tercatat sebagai tokoh asing pertama yang menerima gelar kehormatan dari universitas tersebut.
Dengan penghargaan ini, jumlah gelar Doktor Kehormatan yang diterima Megawati menjadi 11 gelar, dan tiga Profesor Kehormatan, jumlah penghargaan akademik kehormatan yang ia dapatkan kini mencapai 14 gelar.