Pasar modal Indonesia mencatatkan sejarah baru dengan meluncurkan produk Exchange Traded Fund (ETF) berbasis emas fisik pertama di Bursa Efek Indonesia (BEI). Kehadiran instrumen baru ini ditujukan untuk memperdalam sektor keuangan serta mengintegrasikan pasar bullion nasional bagi investor ritel maupun institusi.
Wakil Menteri Keuangan Juda Agung memastikan bahwa produk investasi ini didukung penuh oleh aset berwujud yang aman.
"ETF Emas memang produk keuangan, tetapi di belakangnya ada aset acuan berupa emas fisik yang nyata. Investor harus yakin bahwa emas tersebut benar-benar ada," ujar Juda dalam acara peluncuran yang bertepatan dengan peringatan Hari Pasar Modal Indonesia di Jakarta, Senin (10/8).
Juda menambahkan, tren permintaan global terhadap aset ini terus meningkat pesat. Secara global, dana kelolaan (AUM) ETF Emas telah menembus angka 559 miliar dolar AS dengan cakupan cadangan emas fisik melebihi 4.025 ton hingga tahun lalu.
Menurutnya, langkah inovatif ini bukan sekadar menambah variasi produk pasar modal, melainkan strategi besar untuk memperluas pilihan investasi dan meningkatkan daya saing pasar keuangan nasional di tingkat regional maupun global.
Dalam pengembangannya, pemerintah menetapkan tiga pilar utama, yakni pendalaman pasar secara berkelanjutan, integrasi kuat dengan ekosistem bullion nasional, serta penjagaan integritas pasar. Regulasi ketat, perlindungan investor, dan tata kelola perusahaan yang baik menjadi syarat mutlak untuk menjaga kepercayaan publik.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi menyebut peluncuran instrumen ini sebagai bentuk realisasi cepat (quick win) dari peta jalan strategis OJK dalam memperdalam sektor keuangan terintegrasi.
Sementara itu, Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Samsul Hidayat meyakini bahwa ETF emas fisik ini akan menjadi sarana investasi alternatif yang efisien, sekaligus menjadi jembatan penghubung antara industri pasar modal dan ekosistem emas nasional.




















