BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
IHSG berpotensi lanjut menguat seiring masuknya dana asing
IHSG diperkirakan melanjutkan penguatan setelah investor asing mencatat beli bersih Rp287,77 miliar, didukung sentimen positif dari prospek perdamaian AS-Iran dan penurunan harga minyak dunia.
IHSG berpotensi lanjut menguat seiring masuknya dana asing
Pasar Keuangan Indonesia. / AP

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan melanjutkan penguatan pada perdagangan Senin (15/6), setelah ditutup melonjak 2,07 persen ke level 6.007,66 pada akhir pekan lalu.

Penguatan tersebut diiringi aksi beli bersih atau net buy investor asing sebesar Rp287,77 miliar. Sejumlah saham yang paling banyak diborong investor asing antara lain BBCA, DSSA, TPIA, AMMN, dan BRMS.

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, memperkirakan IHSG berpeluang menguat hingga level 6.060. Namun, ia mengingatkan pelaku pasar untuk mewaspadai pergerakan indeks di sekitar level 6.000.

Fanny memperkirakan level support IHSG berada di kisaran 5.960 hingga 5.900, sedangkan level resistansi berada di rentang 6.060 hingga 6.150.

Sentimen global dan keputusan BI jadi perhatian

Menurut Fanny, sentimen pasar masih dipengaruhi harapan tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Prospek perdamaian kedua negara diperkirakan dapat menekan harga minyak dunia dan memberikan dampak positif bagi pasar keuangan.

Tim analis Phintraco Sekuritas mencatat harga minyak telah turun ke bawah 90 dolar AS per barel pada akhir pekan lalu. Penurunan harga minyak dinilai dapat membantu mengurangi tekanan terhadap defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Dari dalam negeri, pasar juga mencermati upaya efisiensi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta rencana pengurangan target pembangunan Koperasi Desa Merah Putih sebesar 50 persen.

Selain itu, perhatian investor tertuju pada hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) bulan Juni 2026. Berdasarkan konsensus pasar, BI diperkirakan kembali menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen, setelah sebelumnya menaikkan BI Rate menjadi 5,5 persen pada 9 Juni lalu.

TerkaitTRT Indonesia - Suku bunga naik 5,5 persen, BI jelaskan ke investor global
SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
Pemerintah siapkan strategi fiskal jaga harga BBM bersubsidi hingga akhir tahun
Investasi hilirisasi Indonesia capai Rp480 triliun hingga September 2026
Indonesia-Kamerun dan Afrika Tengah perkuat kemitraan ekonomi senilai $60 juta
Konsensus tipis ekonom perkirakan Bank Indonesia tahan suku bunga acuan di tengah gejolak pasar
Pasar saham dan rupiah perlahan bangkit usai ancaman pembekuan dari MSCI
Dua tahun Prabowo-Gibran, Danantara perluas hilirisasi melalui 26 proyek senilai Rp225 triliun
Indonesia-Timor Leste perluas kerja sama ekonomi dengan perjanjian investasi bilateral
Indonesia-Rusia dorong perluasan akses pasar melalui Perjanjian Perdagangan Bebas I-EAEU
Kemenperin dan Rusia petakan lima sektor prioritas untuk perkuat kerja sama industri bilateral
Indonesia mulai pertukaran data pajak kripto lintas negara pada 2027
Langkah MSCI pangkas status Indonesia bayangi pasar, ancam arus modal dan rupiah
MSCI ancam hapus Indonesia dari indeks global, IHSG dan rupiah anjlok
IHSG anjlok terparah sejak 1998 usai MSCI gagas penurunan status ke pasar 'standalone'
Indonesia targetkan potensi ekspor $60,5 miliar di empat pasar utama
Indonesia dan Yunani gelar pertemuan JCEC perdana, perluas perdagangan dan investasi bilateral
IMF proyeksikan ekonomi Indonesia tumbuh 5,1 persen di tengah tekanan global
Emas dunia turun ke $4.168, rupiah melemah dan IHSG mendekati level 5.900
OJK beri peringatan keras soal risiko aset digital dan AI terhadap stabilitas perbankan
Gubernur BI beberkan strategi jaga rupiah dan kurangi ketergantungan dolar AS
Harga minyak mentah Indonesia naik 26,1 persen, tembus $112,81 per barel