TÜRKİYE
2 menit membaca
Türkiye menolak keberatan Yunani terhadap istilah 'Turkish Straits' di PBB
'Upaya untuk mempolitisasi istilah geografis yang banyak digunakan tidak berkontribusi pada dialog yang konstruktif, stabilitas regional, atau pemahaman yang tepat tentang rezim Konvensi Montreux 1936,' kata Duta Besar Ahmet Yildiz.
Türkiye menolak keberatan Yunani terhadap istilah 'Turkish Straits' di PBB
FOTO ARSIP: Duta Besar Ahmet Yıldız berbicara dalam sidang Dewan Keamanan PBB. / AA

Wakil tetap Türkiye untuk PBB mengirim surat kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa yang menolak keberatan Yunani atas penggunaan istilah 'Turkish Straits' selama sesi Dewan Keamanan baru-baru ini, dengan menyatakan bahwa Ankara menganggap posisi Yunani tersebut disayangkan dan bermotif politik.

Dalam surat tanggal 8 Mei yang ditujukan kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan Presiden masa jabatan Dewan Keamanan Fu Cong, Duta Besar Türkiye untuk PBB Ahmet Yildiz mengatakan keberatan Yunani pada pertemuan 29 April 'mengalihkan perhatian dari isu substantif yang dibahas dan tampak bertujuan melayani pertimbangan domestik ketimbang berkontribusi pada tujuan pertemuan.'

'Türkiye menolak dengan tegas dan sepenuhnya tuduhan tanpa dasar dari Yunani,' tulis Yildiz dalam surat itu, menambahkan bahwa 'upaya mempolitisi istilah geografis yang umum digunakan tidak membantu dialog yang konstruktif, stabilitas regional, maupun pemahaman yang tepat tentang rezim Konvensi Montreux 1936.'

Ia mengatakan istilah 'Turkish Straits' adalah 'ekspresi geografis yang mapan' yang secara kolektif merujuk pada Selat Istanbul dan Selat Canakkale, yang keduanya berada di bawah kedaulatan Türkiye.

Surat itu mencatat bahwa istilah 'Turkish Straits' bersifat deskriptif, akurat secara geografis, dan sepenuhnya kompatibel dengan penerapan berkelanjutan Konvensi Montreux.

Wakil Türkiye itu juga menekankan bahwa praktik internasional yang mapan terkait nama geografis memberi keutamaan pada bentuk resmi nasional, dan mencatat bahwa istilah 'Turkish Straits' telah secara konvensional dan konsisten digunakan dalam banyak dokumen internasional, termasuk resolusi serta dokumen IMO (Organisasi Maritim Internasional) dan NATO.

TerkaitTRT Indonesia - Türkiye tolak peta maritim Yunani, sebut pelanggaran hukum internasional

Yildiz juga mengatakan Konvensi Montreux 1936 adalah perjanjian hukum yang mengatur pelintasan melalui Selat Istanbul, Laut Marmara, dan Selat Canakkale, dan tidak dimaksudkan untuk menstandarkan nama geografis di luar tujuan tersebut.

Dalam konteks itu, ia menyatakan upaya Yunani untuk memaksakan terminologi selain 'Turkish Straits' hanya bisa dijelaskan oleh 'aspirasi historis'nya, sambil menambahkan bahwa upaya semacam itu tidak akan mengubah status hukum atau politik jalur perairan tersebut.

Surat itu disampaikan setelah Yunani mengajukan keberatan dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB tentang keselamatan dan perlindungan jalur perairan di ranah maritim, di mana Yildiz menyebut Selat Istanbul dan Selat Canakkale sebagai 'Turkish Straits.'

Dalam pernyataan lanjutan yang diserahkan ke dewan, Yunani berargumen bahwa istilah 'Turkish Straits' tidak konsisten dengan Konvensi Montreux 1936 mengenai rezim Selat.

Yunani mengatakan terminologi yang digunakan dalam konvensi adalah 'the Straits', yaitu Selat Dardanella, Laut Marmara, dan Selat Bosporus.

Athena berupaya memblokir proses di PBB dan NATO terkait penggunaan istilah 'Turkish Straits,' meskipun praktik dan prinsip internasional yang mapan memberikan keutamaan pada nama geografis dalam bentuk resmi nasionalnya.

SUMBER:TRT World & Agencies
Jelajahi
Türkiye memulangkan aktivis armada bantuan Gaza yang ditahan oleh Israel
Türkiye memperingati Hari Ataturk, Pemuda dan Olahraga pada 19 Mei
Presiden Erdogan memuji Koridor Tengah 'Jalur Sutra zaman modern' dalam kunjungan ke Kazakhstan
Agenda ekspansionis Israel mengancam perdamaian regional — Presiden Türkiye Erdogan
Türkiye memperkenalkan rudal balistik antarbenua 'Yildirimhan' di SAHA 2026
Bagaimana kerja sama energi Somalia–Türkiye berpotensi ubah arah ekonomi negara
Rudal Karaok Türkiye siap untuk ditembakkan: Inilah yang membuat 'Panah Hitam' itu begitu mematikan
Bagaimana Türkiye membangun kemandirian bahan bakar jet untuk menghindari krisis global saat perang
Türkiye tolak masuk ruang udaranya, pesawat Presiden Israel Herzog memutar ke rute lebih panjang
Perayaan Hari Anak dan Kedaulatan Nasional 23 April di Kedutaan Besar Republik Turkiye di Jakarta
Türkiye menyerukan kepada dunia Muslim untuk merebut kembali narasi mereka sendiri
Türkiye umumkan kembalinya Formula 1 saat Sirkuit Istanbul Park bergabung dengan kalender 2027
Erdogan kepada Steinmeier: Perang melemahkan Eropa, perdamaian sangat mendesak
Utusan AS untuk Türkiye serukan agar Ankara kembali ke program jet tempur F-35
Türkiye tolak peta maritim Yunani, sebut pelanggaran hukum internasional
Membangun dunia kembali: Peran strategis Türkiye dalam diplomasi global dan stabilitas kawasan
Israel menggunakan keamanan sebagai dalih untuk merebut 'lebih banyak tanah': Menlu Türkiye
Presiden Türkiye Recep Tayyip Erdogan berbicara dalam pembukaan Antalya Diplomacy Forum ke-5
Türkiye berdiri bersama Somalia; Somalia mengingat
Forum Diplomasi Antalya (ADF) 2026 dimulai dengan kehadiran para pemimpin global