TÜRKİYE
1 menit membaca
Türkiye tolak peta maritim Yunani, sebut pelanggaran hukum internasional
Ankara mengatakan bahwa peta-peta tersebut menggambarkan zona-zona yang tidak resmi dan tidak memiliki validitas hukum.
Türkiye tolak peta maritim Yunani, sebut pelanggaran hukum internasional
Türkiye berkomitmen untuk menyelesaikan sengketa dengan Yunani sejalan dengan hukum internasional, keadilan, dan hubungan bertetangga yang baik.

Türkiye mengatakan bahwa Yunani telah menetapkan zona larangan penangkapan ikan di daerah-daerah di mana pihaknya tidak berwenang di Laut Aegea dan Mediterania Timur, menyebut langkah itu sebagai pelanggaran terhadap hukum internasional.

Dalam sebuah pernyataan tertulis pada hari Selasa (21/4), kementerian luar negeri Türkiye mengatakan telah mengidentifikasi bahwa Direktorat Pemantauan Perikanan Yunani memublikasikan peta di situs resminya yang menetapkan daerah-daerah penangkapan ikan yang dibatasi di luar yurisdiksinya.

"Peta yang menggambarkan batas-batas maritim yang tidak ada, imajiner antara Türkiye dan Yunani di Aegea dan Mediterania, dan yang melanggar wilayah yurisdiksi maritim Türkiye, tidak memiliki kekuatan hukum," kata pernyataan itu.

Kementerian menambahkan bahwa Türkiye menganggap setiap pembatasan penangkapan ikan yang tidak sah yang diberlakukan oleh Yunani di wilayah di luar perairan teritorialnya sejauh 6 mil laut tidak berlaku, termasuk zona-zona di luar yurisdiksinya dan di perairan internasional.

"Türkiye tidak akan menerima langkah-langkah sepihak dan tidak sah yang dapat membatasi kegiatan sah para nelayan Türkiye berdasarkan hukum internasional dan hak-hak historis," kata pernyataan itu.

Kementerian menegaskan kembali komitmen Türkiye untuk menyelesaikan sengketa dengan Yunani sesuai dengan hukum internasional, asas keadilan, dan hubungan bertetangga yang baik, merujuk pada Deklarasi Athena tentang Hubungan Bersahabat dan Kerukunan Antar Tetangga yang ditandatangani pada 7 Desember 2023.

TerkaitTRT Indonesia - Türkiye menolak upaya untuk melemahkan status demiliterisasi pulau-pulau Aegea
SUMBER:TRT World & Agencies
Jelajahi
Türkiye memulangkan aktivis armada bantuan Gaza yang ditahan oleh Israel
Türkiye memperingati Hari Ataturk, Pemuda dan Olahraga pada 19 Mei
Presiden Erdogan memuji Koridor Tengah 'Jalur Sutra zaman modern' dalam kunjungan ke Kazakhstan
Türkiye menolak keberatan Yunani terhadap istilah 'Turkish Straits' di PBB
Agenda ekspansionis Israel mengancam perdamaian regional — Presiden Türkiye Erdogan
Türkiye memperkenalkan rudal balistik antarbenua 'Yildirimhan' di SAHA 2026
Bagaimana kerja sama energi Somalia–Türkiye berpotensi ubah arah ekonomi negara
Rudal Karaok Türkiye siap untuk ditembakkan: Inilah yang membuat 'Panah Hitam' itu begitu mematikan
Bagaimana Türkiye membangun kemandirian bahan bakar jet untuk menghindari krisis global saat perang
Türkiye tolak masuk ruang udaranya, pesawat Presiden Israel Herzog memutar ke rute lebih panjang
Perayaan Hari Anak dan Kedaulatan Nasional 23 April di Kedutaan Besar Republik Turkiye di Jakarta
Türkiye menyerukan kepada dunia Muslim untuk merebut kembali narasi mereka sendiri
Türkiye umumkan kembalinya Formula 1 saat Sirkuit Istanbul Park bergabung dengan kalender 2027
Erdogan kepada Steinmeier: Perang melemahkan Eropa, perdamaian sangat mendesak
Utusan AS untuk Türkiye serukan agar Ankara kembali ke program jet tempur F-35
Membangun dunia kembali: Peran strategis Türkiye dalam diplomasi global dan stabilitas kawasan
Israel menggunakan keamanan sebagai dalih untuk merebut 'lebih banyak tanah': Menlu Türkiye
Presiden Türkiye Recep Tayyip Erdogan berbicara dalam pembukaan Antalya Diplomacy Forum ke-5
Türkiye berdiri bersama Somalia; Somalia mengingat
Forum Diplomasi Antalya (ADF) 2026 dimulai dengan kehadiran para pemimpin global