BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
IHSG berpotensi menguat dipicu sentimen disrupsi AI global
Bursa Wall Street mencatat penguatan selama dua hari berturut-turut yang dipimpin sektor teknologi. Kinerja kuat Nvidia pada kuartal IV-2025 yang melampaui ekspektasi turut mendorong sentimen positif investor.
IHSG berpotensi menguat dipicu sentimen disrupsi AI global
Kekhawatiran terkait AI mereda setelah tercapainya kesepakatan antara Meta dan AMD, serta perluasan kemitraan oleh Anthropic. / Reuters
16 jam yang lalu

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia diperkirakan bergerak ke zona hijau pada perdagangan Kamis, seiring meredanya kekhawatiran pasar terhadap dampak disrupsi kecerdasan buatan (AI) di tingkat global.

Pada pembukaan perdagangan, IHSG naik 29,13 poin atau 0,35 persen ke level 8.351,36. Indeks LQ45 yang berisi saham unggulan juga mencatat kenaikan 2,55 poin atau 0,30 persen ke posisi 845,62.

Dari pasar global, bursa Wall Street mencatat penguatan selama dua hari berturut-turut yang dipimpin sektor teknologi. Kinerja kuat Nvidia pada kuartal IV-2025 yang melampaui ekspektasi turut mendorong sentimen positif investor.

Kekhawatiran terkait AI mereda setelah tercapainya kesepakatan antara Meta dan AMD, serta perluasan kemitraan oleh Anthropic. Dengan perkembangan ini, laporan kinerja Nvidia kini dipandang setara pentingnya dengan data inflasi dan ketenagakerjaan AS dalam memengaruhi arah pasar global.

Presiden AS Donald Trump, dalam pidato kenegaraan, menegaskan kelanjutan kebijakan tarif. Mahkamah Agung AS memang membatasi kewenangannya, namun tarif impor global sebesar 10 persen telah diberlakukan dengan opsi kenaikan menjadi 15 persen.

Pada perdagangan sebelumnya, bursa Eropa kompak menguat: Euro Stoxx 50 naik 0,91 persen, FTSE 100 Inggris menguat 1,18 persen, DAX Jerman bertambah 0,76 persen, dan CAC naik 0,47 persen.

Di Asia, pergerakan bursa pagi ini bervariasi. Indeks Nikkei menguat 0,45 persen ke 58.848,00, sementara Shanghai turun 0,33 persen ke 4.133,69. Hang Seng melemah 0,46 persen ke 26.643,50 dan Strait Times terkoreksi 0,22 persen ke 4.997,05.

IHSG diperkirakan berpotensi melanjutkan penguatan, meski investor tetap diminta mewaspadai faktor risiko eksternal.

TerkaitTRT Indonesia - IHSG dan rupiah melemah setelah Moody’s ubah outlook kredit RI jadi negatif
SUMBER:TRT Indonesia & Agensi