DUNIA
2 menit membaca
Indonesia perkuat koordinasi antar lembaga untuk ekspor mineral tanah jarang
Dalam penjelasannya, pemerintah juga mendorong pembangunan ekosistem industri rare earth nasional untuk meningkatkan nilai tambah.
Indonesia perkuat koordinasi antar lembaga untuk ekspor mineral tanah jarang
Indonesia mempunyai estimasi cadangan sekitar 350.000 ton oksida rare earth.

Pemerintah Indonesia mendorong koordinasi lintas lembaga untuk menutup celah regulasi terkait kandungan logam tanah jarang (rare earth) dalam ekspor mineral, yang disebut pelaku industri telah menghambat pengiriman alumina dan produk nikel. 

Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Dudung Abdurachman mengatakan laporan gangguan ekspor muncul karena belum adanya aturan jelas mengenai batas kandungan rare earth sebagai produk sampingan. 

“Saya menerima laporan dari beberapa perusahaan terkait gangguan ekspor mineral,” ujarnya usai rapat koordinasi dengan kementerian, aparat penegak hukum, dan pelaku industri.

Indonesia merupakan eksportir mineral utama, namun masih terbatas dalam produksi rare earth yang umumnya dihasilkan sebagai produk sampingan. Sejumlah sumber industri menyebut ekspor alumina terdampak karena diklaim mengandung rare earth, sementara pengiriman nickel pig iron dan mixed hydroxide precipitate juga dilaporkan tertahan. 

Dudung menegaskan aparat tidak seharusnya menghambat ekspor tanpa dasar aturan yang jelas, sembari menekankan pentingnya penguatan tata kelola.

Di sisi lain, pemerintah mendorong pembangunan ekosistem industri rare earth nasional untuk meningkatkan nilai tambah. Dengan estimasi cadangan sekitar 350.000 ton oksida rare earth, Indonesia dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung industri strategis seperti kendaraan listrik, semikonduktor, dan energi terbarukan. 

“Rare earth harus dilihat sebagai bagian dari rantai nilai industri nasional, bukan sekadar aktivitas pertambangan,” kata Dudung. Tantangan yang dihadapi mencakup keterbatasan teknologi, lemahnya pengawasan, serta risiko kebocoran melalui ekspor bernilai rendah.

Kebijakan nasional sendiri memprioritaskan pemanfaatan rare earth untuk kebutuhan domestik, seiring upaya hilirisasi yang diawasi lembaga khusus bentukan Presiden Prabowo Subianto. 

Data perdagangan menunjukkan Malaysia, India, Qatar, Singapura, dan China menjadi tujuan utama ekspor alumina Indonesia, sementara hampir seluruh ekspor feronikel masih bergantung pada pasar China.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia termasuk pemasok mineral utama sementara Türkiye peringatkan risiko rantai pasok global
SUMBER:TRT Indonesia & Agensi
Jelajahi
KRI TNI AL Tiba di Vladivostok, Indonesia–Rusia gelar latihan maritim Orruda 2026
Indonesia kecam serangan kapal niaga di Laut Merah, soroti ancaman bagi perdagangan global
Presiden Prabowo tegaskan dukungan kemerdekaan Palestina tak bisa ditawar
Menteri Israel serbu Al-Aqsa, Indonesia dan 7 negara Muslim layangkan kecaman keras
Indonesia dorong ASEAN–Kanada tuntaskan FTA, garisbawahi ketahanan pangan dan energi
AS tegaskan komitmen ke Asia di tengah ketegangan global, ASEAN dorong kemitraan lebih konkret
Indonesia resmi jadi Dewan Auditor PBB gantikan China, perkuat peran global di bidang akuntabilitas
ASEAN-Türkiye resmi jadi mitra dialog, Sekjen ASEAN dan Wamenlu Türkiye bahas kerja sama strategis
Direktur FBI temui Presiden Prabowo di Kertanegara
Forum ASEAN soroti krisis Timur Tengah dan sengketa Laut China Selatan
ASEAN dan negara Asia Timur perkuat dukungan bagi pembangunan Palestina dalam forum CEAPAD
Quad incar kemitraan lebih dalam dengan ASEAN di tengah dinamika Indo-Pasifik
Indonesia bantah perubahan sikap politik luar negeri usai deportasi WN Palestina Abdul Karim
Dari Hormuz hingga Malaka: Peran selat strategis dunia dan ancaman konflik geopolitik
Perkuat alutsista, Indonesia pesan 12 pesawat tempur ringan M-346 dari Italia
AS tetap terbuka untuk solusi yang dinegosiasikan dengan Iran, kata Rubio kepada ASEAN
TNI AU asah kemampuan tempur udara dengan negara mitra di latihan Pitch Black 2026
Indonesia mulai impor minyak dari Rusia sebagai bagian dari kesepakatan 150 juta barel
Indonesia ratifikasi kerja sama pertahanan dengan Türkiye jadi UU, Ankara jadi mitra strategis RI
Türkiye resmi jadi mitra dialog ke-12 ASEAN, tandai babak baru hubungan Asia Tenggara