BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
AS berikan hibah $2,49 juta dukung pengembangan Kota Cerdas Nusantara
Program hibah tersebut juga mencakup wilayah pembangunan Nusantara di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, serta Kalimantan Timur.
AS berikan hibah $2,49 juta dukung pengembangan Kota Cerdas Nusantara
Pemerintah menargetkan Nusantara mulai berfungsi sebagai pusat kegiatan politik nasional pada 2028. / BPMI Setpres RI

Otorita Ibu Kota Nusantara menandatangani perjanjian asistensi teknis senilai $2,49 juta dengan Pemerintah Amerika Serikat untuk mempercepat pengembangan konsep kota cerdas di ibu kota baru Indonesia. 

Dukungan dari U.S. Trade and Development Agency (USTDA) dan difokuskan pada penyusunan cetak biru Smart City yang terintegrasi serta siap diimplementasikan dan menarik investasi global.

Penandatanganan kerja sama berlangsung di kantor Otorita Ibu Kota Nusantara pada Rabu, dihadiri perwakilan pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat. Program ini bertujuan memperkuat perencanaan Nusantara sebagai kota hijau, berbasis teknologi, dan kompetitif secara global.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa transformasi digital menjadi fondasi utama pembangunan ibu kota baru. “Visi kami jelas: Nusantara harus menjadi kota hijau, berkelanjutan, dan secara fundamental cerdas,” ujarnya.

Melalui bantuan teknis ini, berbagai kerangka strategis dan teknis akan disusun, termasuk arsitektur enterprise Smart City, paket proyek siap pengadaan, model pembiayaan dan investasi, instrumen berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG), peta jalan peningkatan kapasitas, hingga tahapan implementasi bertahap. 

Anggota dewan Frost & Sullivan Amerika sekaligus direktur proyek, Subhranshu Sekhar Das, menilai Nusantara memiliki peluang melampaui konsep kota cerdas konvensional. Ia menyebut kota ini berpotensi berkembang menjadi “kota kognitif” yang memanfaatkan sistem kecerdasan adaptif untuk mengoptimalkan tata kelola, infrastruktur, dan layanan publik. 

Kemitraan ini menegaskan komitmen Indonesia untuk memastikan Nusantara tidak hanya dibangun secara fisik, tetapi juga memiliki sistem digital yang matang, aman, dan berorientasi jangka panjang.

Program hibah tersebut juga mencakup wilayah pembangunan Nusantara di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, dengan tujuan mempercepat transformasi ibu kota baru menjadi pusat pemerintahan yang berkelanjutan dan berbasis teknologi.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia–UEA sepakati investasi proyek kawasan terpadu Ibu Kota Nusantara
SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
BPOM dan China perkuat kerja sama pengawasan obat hingga bahan baku farmasi
Pemerintah bidik pembiayaan UMKM naik Rp2.000 triliun untuk genjot produksi
Ekspor CPO Indonesia diproyeksikan turun akibat penerapan biodiesel B50
Tingkatkan keselamatan MRT Jabodetabek, PT MITJ adopsi teknologi presisi Jepang
BEI resmi luncurkan ETF emas fisik pertama untuk tingkatkan pendalaman pasar keuangan
Ekonomi tumbuh 5,29 persen, Bakom RI: Ekonomi Indonesia tetap solid dan semakin berkualitas
Kemendag dan Brasil bahas PTA Indonesia-Mercosur untuk perluas pasar ekspor
Transaksi QRIS capai 12,55 miliar pada semester I 2026, dekati target tahunan Bank Indonesia
Indonesia dorong investasi China dan Rusia untuk proyek kereta Trans Kalimantan
Bank Dunia kucurkan penjaminan 750 juta dolar AS untuk KUR Bank Mandiri
I Squared akuisisi Cella, siapkan ekspansi gudang logistik di Indonesia
Pemerintah tunda penerapan pajak e-commerce hingga November 2026
China luncurkan dua satelit AI, Lampung-1 perkuat kerja sama antariksa dengan Indonesia
Indonesia batasi lima juta akun anak di platform digital melalui PP Tunas
CoreWeave ekspansi ke Indonesia, bangun pusat data AI pertama di kawasan Asia-Pasifik
Pemerintah siapkan stimulus kendaraan listrik, dorong insentif motor listrik dan pembebasan PPN
IHSG memimpin penguatan di Asia Tenggara, nilai tukar rupiah tertekan penguatan dolar
OJK tegaskan komitmen reformasi pasar modal di hadapan investor global
Ekspor Indonesia naik 4,13 persen, lonjakan nikel perkuat industri pengolahan
Perdagangan defisit $450 juta, tekanan eksternal masih membayangi ekonomi Indonesia