Pemerintah Indonesia tengah mencari langkah strategis setelah lonjakan signifikan permohonan visa kerja bagi pekerja migran ke Türkiye dalam setahun terakhir. Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Christina Aryani, mengatakan peningkatan jumlah pengajuan visa tersebut hampir mencapai dua kali lipat dibandingkan periode sebelumnya.
“Permohonan visa kerja untuk pekerja migran Indonesia ke Türkiye meningkat cukup tajam, bahkan hampir dua kali lipat dibandingkan periode sebelumnya,” ujarnya.
Upaya mencari solusi dilakukan melalui pertemuan bersama Duta Besar Türkiye untuk Indonesia, Talip Kucukcan, serta Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri, Grata Endah Werdaningtyas, di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, pada Senin (6/4).
Data yang disampaikan pihak Türkiye menunjukkan lonjakan tersebut. Pada periode November 2024 hingga April 2025, tercatat sekitar 6.700 pengajuan visa kerja. Angka ini meningkat menjadi sekitar 12.000 aplikasi pada periode yang sama tahun berikutnya, dengan sekitar 6.500 di antaranya masih dalam proses.
Menurut Christina, kenaikan ini perlu direspons dengan kebijakan yang tepat agar proses penempatan tenaga kerja tetap berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Ia menekankan pentingnya langkah antisipatif untuk menjaga kelancaran prosedur bagi para pekerja migran.
Lonjakan visa kerja
Melalui fasilitasi Kementerian Luar Negeri, Indonesia dan Türkiye sebelumnya telah memiliki mekanisme kerja sama berupa joint working group dalam kerangka nota kesepahaman. Forum tersebut dimanfaatkan untuk merumuskan langkah mitigasi terhadap berbagai kendala yang muncul.
Dalam pertemuan itu, pemerintah Türkiye juga mengakui peran pekerja migran Indonesia, terutama dalam mendukung sektor pariwisata yang menjadi salah satu penopang utama ekonomi negara tersebut.
Sektor ini menunjukkan pertumbuhan pesat, dengan jumlah kunjungan wisatawan mencapai sekitar 63,9 juta orang pada 2025, serta total pengeluaran sebesar $65,2 miliar.
“Ini menunjukkan bahwa kebutuhan tenaga kerja di sektor pariwisata di sana cukup besar, dan pekerja migran Indonesia memiliki peluang berkontribusi di sektor tersebut,” ujarnya.
Kementerian berharap dapat menghasilkan langkah-langkah konkret yang mampu mempercepat proses penerbitan visa, sehingga para pekerja migran yang masih menunggu dapat segera diberangkatkan ke Türkiye secara aman, tertib, dan sesuai prosedur, sekaligus memastikan perlindungan dan kepastian kerja bagi mereka di negara tujuan.













