BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
Pasar Indonesia tertekan, Singapura maju sebagai pasar saham terbesar ASEAN
Sejumlah analis mengatakan penurunan pasar saham Indonesia terjadi setelah serangkaian sentimen negatif di tengah melemahnya kepercayaan investor.
Pasar Indonesia tertekan, Singapura maju sebagai pasar saham terbesar ASEAN
Pasar saham Indonesia tumbang akibat serangkain sentimen negatif.

Indonesia kembali menghadapi tekanan di pasar keuangan regional. Setelah serangkaian sentimen negatif, posisi bursa saham domestik kini tergeser oleh Singapura sebagai pasar terbesar di Asia Tenggara.

Melansir laporan detikcom yang mengutip data Bloomberg menunjukkan kapitalisasi pasar emiten di Bursa Efek Indonesia menyusut lebih dari 30% sejak puncaknya pada Januari, menjadi sekitar US$ 618 miliar (sekitar Rp 10.000 triliun). 

Sebaliknya, nilai pasar saham Singapura justru menguat ke US$ 645 miliar, menempatkannya di posisi teratas kawasan.

TerkaitTRT Indonesia - IHSG melemah tajam setelah MSCI hapus enam saham Indonesia dari indeks global

Penurunan ini terjadi di tengah melemahnya kepercayaan investor. Kekhawatiran bahwa Indonesia berpotensi turun kelas menjadi frontier market turut membebani sentimen. Selain itu, revisi prospek kredit menjadi negatif oleh Fitch Ratings dan Moody’s semakin mempertegas kehati-hatian pelaku pasar.

Kinerja pasar saham Indonesia pun tercatat sebagai salah satu yang terburuk secara global, beriringan dengan pelemahan rupiah yang terus mencetak rekor terhadap dolar AS.

Manajer portofolio Lion Global Investors, Soh Chih Kai, menilai situasi saat ini belum menguntungkan bagi Indonesia. “Kondisi saat ini memang belum berpihak,” ujarnya, meski ia menambahkan peluang pemulihan tetap terbuka ke depan.

Di sisi lain, Singapura diuntungkan oleh stabilitas ekonomi dan politik, serta reformasi pasar yang dinilai konsisten. Indeks Straits Times bahkan mencetak rekor tertinggi pekan ini, didorong arus dana yang mencari aset aman di tengah ketegangan global, termasuk dampak konflik Iran.

Jika tren ini berlanjut, kesenjangan kinerja antara pasar saham Singapura dan Indonesia berpotensi melebar menjadi yang terbesar dalam sejarah pada 2026.

SUMBER:TRT Indonesia & Agensi
Jelajahi
Indonesia pertimbangkan tingkatkan produksi batu bara seiring kenaikan harga global
Indonesia dan Filipina sepakati skema barter dagang senilai  $350 juta
OpenAI bersiap untuk debut publik di tengah meningkatnya tekanan dari pesaing Anthropic
Lemigas ditugaskan jadi lembaga pengimpor minyak Rusia oleh Kementerian ESDM
BI dan Kemenkeu perkuat koordinasi untuk tarik kembali modal asing dan perkuat Rupiah
Kemendag terapkan aturan teknis sentralisasi ekspor batubara, CPO, dan ferroalloy
Indonesia dan Rusia dorong kerja sama pembangunan koridor kereta api
AS tetapkan tarif 10 persen untuk Indonesia dalam Skema Section 301
China mulai diversifikasi investasi nikel di luar Indonesia di tengah tekanan kebijakan
BI siapkan regulasi usai mandat diperluas, fokus ke pertumbuhan dan lapangan kerja
Indonesia nilai tarif tambahan AS bisa dorong daya saing ekspor produk RI
DSI resmi jadi eksportir tunggal komoditas strategis, Indonesia target dongkrak penerimaan negara
Anthropic usulkan jeda pengembangan AI global, peringatkan peran manusia kian menyempit
Kementerian Transmigrasi dan China kembangkan ekosistem pertanian di Papua Selatan
Rupiah jatuh ke level terendah sepanjang sejarah terhadap dolar AS
IHSG tertekan hingga 4 persen di tengah aksi jual asing dan sentimen domestik
Rupiah tembus Rp18.000 per dolar AS, IHSG anjlok ke level terendah sejak 2020
Türkiye dan Indonesia percepat realisasi target perdagangan 10 miliar Dolar, kata Fidan
Pelaku usaha desak kejelasan teknis terkait kebijakan baru ekspor SDA
IHSG berpotensi volatil di tengah tekanan harga minyak dan suku bunga tinggi