ASIA
2 menit membaca
Jelang 70 tahun hubungan diplomatik, Indonesia-Laos berkomitmen perkuat kemitraan strategis
Selain memperkuat kemitraan politik, ekonomi, dan sosial, Indonesia dan Laos juga berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas kawasan, dan peran sentral ASEAN.
Jelang 70 tahun hubungan diplomatik, Indonesia-Laos berkomitmen perkuat kemitraan strategis
Menlu RI Sugiono menerima Menlu Laos, Thongsavan Phomvihane di Jakarta, 4 Mei 2026. (Foto: Kemlu RI)

Menteri Luar Negeri RI Sugiono menerima Wakil Perdana Menteri merangkap Menteri Luar Negeri Laos, Thongsavan Phomvihane, dalam pertemuan tingkat tinggi di Jakarta, Minggu (4/5), Dimana keduanya berkomitmen memperkuat kemitraan bilateral menjelang peringatan 70 tahun hubungan diplomatik pada 2027.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak sepakat memanfaatkan momentum peringatan mendatang untuk memperluas kerja sama lintas sektor. 

“Momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat kemitraan kedua negara baik di bidang politik, ekonomi, maupun people-to-people contact,” ujar Sugiono.

Salah satu langkah konkret yang didorong adalah menghidupkan kembali mekanisme Joint Commission for Bilateral Cooperation (JCBC) sebagai wadah utama untuk memastikan implementasi kerja sama berjalan lebih efektif dan terarah.

Di sektor politik dan keamanan, perhatian tertuju pada meningkatnya kejahatan lintas negara, termasuk penipuan daring dan tindak pidana perdagangan orang yang melibatkan warga negara Indonesia. Jakarta menekankan pentingnya pelaksanaan optimal dari kerangka kerja sama yang sudah ada guna menjaga stabilitas kawasan.

Sementara itu, penguatan ekonomi menjadi fokus lain, dengan dorongan pada peningkatan perdagangan, investasi, konektivitas, dan pariwisata. 

Indonesia juga mengusulkan kerja sama strategis di sektor potash—bahan baku penting untuk pupuk—yang dinilai berpotensi mendukung ketahanan pangan, baik nasional maupun regional. 

Pada saat yang sama, Indonesia menyatakan dukungan terhadap upaya Laos membangun ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.

Hubungan antar masyarakat turut menjadi perhatian, dengan kedua negara sepakat memperluas kerja sama di bidang pendidikan, pertukaran pemuda, dan budaya. Kesamaan nilai dan warisan budaya disebut sebagai fondasi penting dalam mempererat hubungan jangka panjang.

Di tingkat kawasan dan global, Indonesia dan Laos menegaskan komitmen menjaga persatuan serta sentralitas ASEAN di tengah dinamika geopolitik yang berkembang. Keduanya juga menekankan pentingnya dialog, saling menghormati, dan kepercayaan sebagai pilar utama dalam menjaga stabilitas regional.

Bulan lalu, Wakil Menteri Luar Negeri Muhammad Anis Matta juga telah melakukan kunjungan kerja ke Laos pada untuk memperkuat hubungan bilateral dan isu ASEAN lainnya.

Kunjungan ini menjadi yang pertama bagi Thongsavan ke negara Asia Tenggara sejak pemerintahan baru Laos terbentuk pada Maret lalu, sekaligus mencerminkan upaya Indonesia memperkuat hubungan dengan negara tetangga dan menegaskan posisinya sebagai mitra strategis di kawasan.

TerkaitTRT Indonesia - Kunjungi Laos, Wamenlu Anis bahas penguatan diplomasi dan kerja sama lintas sektor
SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
Pertamina siagakan dua supertanker untuk jaga pasokan LPG nasional
Menkomdigi: 200 ribu anak terpapar judi online di Indonesia, 80 ribu diantaranya dibawah 10 tahun
Indonesia dorong kerja sama ASEAN hadapi perdagangan ilegal limbah
Perempuan Rohingya hadapi peningkatan kekerasan seksual di bawah Arakan Army Myanmar
Indonesia kaji ulang bebas visa ASEAN usai penggerebekan markas judi online di Jakarta
7 WNI tewas dalam kecelakaan kapal di perairan Malaysia, 7 masih hilang
Prabowo saksikan penyelamatan kekayaan negara Rp10,27 triliun dan 2,37 juta hektare kawasan hutan
Eks Mendikbud Nadiem dituntut 18 tahun penjara atas kasus pengadaan Chromebook
Satgas Kehutanan tangkap 7 WNA China terkait penambangan emas ilegal di Papua Tengah
Antisipasi Hantavirus: Pemerintah RI siagakan 51 balai karantina, perketat skrining kedatangan
Menkeu Purbaya targetkan ekonomi RI tumbuh di atas 5,5 persen hingga kuartal IV
14 WNI hilang usai kapal migran tenggelam di Perairan Malaysia
Banjir melanda delapan wilayah di Sulawesi Tenggara, 8.616 warga terdampak
TNI AU tingkatkan kemampuan perang siber hadapi ancaman digital modern
14 masih hilang usai kapal migran dari Indonesia tenggelam di perairan Malaysia
Misinformasi terkait vaksin picu lonjakan kasus campak di Indonesia
Gudang bahan kimia di Jakarta Barat terbakar, ledakan beruntun terdengar
Asia bersiap menghadapi gelombang kedua guncangan energi akibat perang Iran
TNI AL terima KRI Canopus-936, perluas kapasitas penyelamatan kapal selam
Ratifikasi kesepakatan berbagi minyak ASEAN ditargetkan rampung sebelum KTT ke-49