DUNIA
2 menit membaca
Indonesia dan Jepang bahas perluasan peluang kerja serta pengembangan SDM terampil
Indonesia mendorong Jepang mempertimbangkan kemudahan biaya visa bagi pekerja migran yang berangkat melalui jalur resmi untuk menekan biaya penempatan dan memperluas migrasi yang legal, aman, serta terlindungi.
Indonesia dan Jepang bahas perluasan peluang kerja serta pengembangan SDM terampil
Pertemuan bilateral antara Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar dan Menteri Kehakiman Jepang Hiraguchi Hiroshi di Tokyo.

Pemerintah Indonesia mendorong penguatan kerja sama ketenagakerjaan dengan Jepang melalui perluasan peluang bagi tenaga kerja terampil serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Upaya tersebut dibahas dalam pertemuan bilateral antara Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar dan Menteri Kehakiman Jepang Hiraguchi Hiroshi di Tokyo.

Dalam pertemuan itu, kedua negara membahas percepatan penyelesaian Memorandum of Cooperation (MoC) Employment Skill Development Program (ESDP) serta perpanjangan MoC Specified Skilled Worker (SSW) yang menjadi landasan kerja sama ketenagakerjaan Indonesia dan Jepang.

Muhaimin memperkenalkan program SMK Go Global, sebuah inisiatif pemerintah yang dirancang untuk menyiapkan lulusan sekolah menengah kejuruan agar memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja internasional, termasuk di Jepang.

Menurutnya, penguatan keterampilan sejak jenjang pendidikan menjadi faktor penting agar generasi muda Indonesia siap memenuhi permintaan tenaga kerja terampil di luar negeri.

"Kerja sama ini bukan semata membuka kesempatan kerja di luar negeri, tetapi juga membangun sumber daya manusia Indonesia yang kompeten, terlindungi, dan mampu bersaing secara global," ujar Muhaimin dalam keterangan yang dirilis Rabu (29/7), sebagaimana dikutip Antara.

Pemerintah Indonesia juga meminta Jepang mempertimbangkan kemudahan biaya visa bagi pekerja migran Indonesia yang berangkat melalui jalur resmi. Kebijakan tersebut dinilai dapat menekan biaya penempatan serta mendorong lebih banyak calon pekerja memilih jalur migrasi yang legal, aman, dan terlindungi.

Selain itu, Indonesia mengusulkan penambahan pusat pelaksanaan ujian Specified Skilled Worker (SSW), terutama di daerah yang memiliki jumlah calon pekerja migran terbesar. Perluasan akses tersebut diharapkan mempermudah calon pekerja memperoleh sertifikasi kompetensi yang menjadi syarat bekerja di Jepang.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia tegaskan komitmen perlindungan pekerja migran di forum PBB


SUMBER:TRT Indonesia & Agensi
Jelajahi
Pemerintah pantau kepulangan ABK Indonesia terdampak serangan rudal di Selat Hormuz
Indonesia perkuat koordinasi antar lembaga untuk ekspor mineral tanah jarang
Menlu RI dan Kanada sepati peluang baru perluas kemitraan strategis
Indonesia dorong DK PBB utamakan pencegahan konflik untuk jaga perdamaian global
Indonesia dan AS perkuat kerja sama zeni untuk tingkatkan ketahanan bencana
Korea Utara kritik peran AS di ASEAN, tegaskan dukungan pada stabilitas kawasan
KRI TNI AL Tiba di Vladivostok, Indonesia–Rusia gelar latihan maritim Orruda 2026
Indonesia kecam serangan kapal niaga di Laut Merah, soroti ancaman bagi perdagangan global
Presiden Prabowo tegaskan dukungan kemerdekaan Palestina tak bisa ditawar
Menteri Israel serbu Al-Aqsa, Indonesia dan 7 negara Muslim layangkan kecaman keras
Indonesia dorong ASEAN–Kanada tuntaskan FTA, garisbawahi ketahanan pangan dan energi
AS tegaskan komitmen ke Asia di tengah ketegangan global, ASEAN dorong kemitraan lebih konkret
Indonesia resmi jadi Dewan Auditor PBB gantikan China, perkuat peran global di bidang akuntabilitas
ASEAN-Türkiye resmi jadi mitra dialog, Sekjen ASEAN dan Wamenlu Türkiye bahas kerja sama strategis
Direktur FBI temui Presiden Prabowo di Kertanegara
Forum ASEAN soroti krisis Timur Tengah dan sengketa Laut China Selatan
ASEAN dan negara Asia Timur perkuat dukungan bagi pembangunan Palestina dalam forum CEAPAD
Quad incar kemitraan lebih dalam dengan ASEAN di tengah dinamika Indo-Pasifik
Indonesia bantah perubahan sikap politik luar negeri usai deportasi WN Palestina Abdul Karim
Dari Hormuz hingga Malaka: Peran selat strategis dunia dan ancaman konflik geopolitik