Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) mendorong penguatan hubungan ekonomi dengan Swedia melalui peningkatan perdagangan, investasi, teknologi, dan pembangunan berkelanjutan.
Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Hubungan Luar Negeri Bernardino M. Vega menyampaikan hal tersebut dalam Sweden-Indonesia Sustainability Partnership (SISP) 2026 Business Dinner di Jakarta, pada Selasa (8/9).
Menurut Vega, hubungan Indonesia-Swedia yang telah terjalin sejak 1950 memiliki peluang besar untuk dikembangkan. Saat ini sekitar 80 perusahaan Swedia beroperasi di Indonesia, sementara perdagangan bilateral mencapai sekitar $825 juta pada 2025, turun dari $868 juta pada 2024.
Kadin menegaskan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) sebagai salah satu peluang strategis. Kesepakatan tersebut akan menghapus bea masuk sekitar 98,5 persen pos tarif Indonesia untuk barang dari Uni Eropa, memperluas akses jasa, menyederhanakan prosedur kepabeanan, serta memperkuat perlindungan kekayaan intelektual.
Peluang kedua dari proses Indonesia menuju keanggotaan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). Proses teknis dimulai pada Juli 2026 dengan 26 komite OECD menilai Indonesia berdasarkan berbagai standar, termasuk perdagangan, investasi, tata kelola, persaingan, dan integritas.
“Kadin melihat aksesi OECD sebagai proyek bisnis, bukan sekadar proyek diplomatik,” ujar Vega.
Kadin mengajak perusahaan, organisasi bisnis, dan regulator Swedia berbagi pengalaman terkait standar OECD, termasuk kebijakan persaingan, penilaian dampak regulasi, integritas, dan kepatuhan antikorupsi.
Kerja sama juga dinilai terbuka di sektor kendaraan listrik, pertambangan, kesehatan, pangan, kehutanan, dan energi. Kadin dan BloombergNEF memperkirakan Indonesia membutuhkan sekitar $3,5 triliun investasi untuk mencapai target net zero pada 2050.
Kadin menilai Indonesia memiliki pasar dan sumber daya yang besar, sementara Swedia menawarkan teknologi, standar, dan pengalaman kelembagaan yang dapat mendukung daya saing Indonesia.


















