DUNIA
2 menit membaca
Fidan dan Araghchi membahas negosiasi perdamaian AS-Iran yang masih tertunda
Menteri Luar Negeri Türkiye dan mitranya dari Iran membahas proses negosiasi yang rapuh setelah sebuah proposal dari Amerika Serikat.
Fidan dan Araghchi membahas negosiasi perdamaian AS-Iran yang masih tertunda
Fidan berunding dengan Araghchi saat Teheran memperingatkan Trump agar tidak melancarkan serangan baru terhadap Iran. (Foto: ARSIP) / AA

Menteri Luar Negeri Türkiye Hakan Fidan dan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi bertemu dan membahas situasi terbaru dalam proses negosiasi dengan AS.

Kedua menteri melakukan percakapan telepon setelah media Iran melaporkan bahwa Amerika Serikat gagal membuat konsesi konkrit dalam tanggapan terbarunya terhadap agenda yang diajukan Teheran.

Kantor berita Iran Fars mengatakan Washington telah mengajukan daftar lima poin, yang mencakup tuntutan agar Iran hanya mempertahankan satu situs nuklir yang beroperasi dan memindahkan stok uranium yang diperkaya tinggi ke AS.

Washington juga dilaporkan menolak untuk membebaskan "bahkan 25 persen" aset Iran yang dibekukan atau membayar kompensasi atas kerusakan akibat perang.

AS mengkaitkan penghentian permusuhan di semua front dengan dimulainya negosiasi.

Media Iran berpendapat bahwa AS mencari konsesi yang gagal diperolehnya selama pertempuran aktif, yang menyebabkan kebuntuan.

Dalam proposalnya sendiri, Iran menuntut diakhirinya perang di semua front—termasuk Lebanon—dan dihentikannya blokade laut AS.

Teheran juga menekankan kelanjutan pengelolaan Selat Hormuz yang strategis.

Ketegangan regional meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada bulan Februari.

Sementara gencatan senjata telah berlaku sejak 8 April, juru bicara angkatan bersenjata Iran Abolfazl Shekarchi memperingatkan Donald Trump pada hari Minggu agar tidak memulai kembali serangan.

"Presiden Amerika yang putus asa harus tahu bahwa jika ancamannya dilaksanakan... sumber daya dan angkatan bersenjatanya akan dihadapkan pada skenario yang belum pernah terjadi sebelumnya, ofensif, mengejutkan, dan penuh gejolak," ujarnya.

TerkaitTRT Indonesia - Menlu Türkiye Fidan bertemu PM Pakistan Sharif di tengah upaya gencatan AS-Iran jelang ADF 2026
SUMBER:TRT World & Agencies
Jelajahi
Emine Erdogan pimpin seruan Ibu Negara untuk kerangka kerja PBB lindungi anak di dunia maya
Jakarta naik ke peringkat 140 kota dunia dalam Global Cities Index 2026
Ganda putra bulu tangkis raih emas ketiga, Indonesia peringkat 15 klasemen sementara Asian Games
Indonesia perluas jejaring halal global lewat kerja sama dengan empat lembaga
Indonesia perkuat kerja sama dagang dengan negara-negara Afrika melalui pelatihan SSTC
Indonesia tegaskan perlindungan warga sipil dalam hak jawab di Sidang Majelis Umum PBB
Pemimpin Arab sampaikan belasungkawa atas tragedi tenggelamnya KMP Virgo Transport 8
TNI AL terima 12 AAV-M35 dari AS, akan terima total 105 ranpur amfibi bertahap hingga 2028
Indonesia maju sebagai kandidat anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB 2029–2030
Menlu Sugiono: Palestina menjadi ujian bagi hati nurani dan sistem multilateral
IUCN: Kebakaran hutan mengancam orangutan Kalimantan
Indonesia dorong penguatan keterkaitan laut dan iklim menuju COP31
Indonesia tandatangani konvensi siber PBB, perkuat kerja sama lawan kejahatan siber
Indonesia taklukkan China 3-2, tim bulu tangkis putra raih emas Asian Games setelah 28 tahun
BNN Indonesia dan Australia perpanjang kerja sama pemberantasan narkoba hingga 2031
Kapal Garibaldi resmi jadi KRI Sriwijaya-100, Indonesia siapkan modernisasi
Indonesia perkuat diplomasi bilateral di Sidang Umum PBB
Indonesia dorong perlindungan anak dari risiko AI di forum PBB
Indonesia percepat penyelesaian IEU-CEPA untuk buka akses pasar Eropa
Indonesia dan Prancis perkuat kerja sama pertahanan serta industri militer