Kebakaran melanda kawasan Pasar Kanjengan di Kelurahan Kauman, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, pada Rabu (29/4) malam. Insiden yang terjadi sekitar pukul 22.00 waktu setempat itu menghanguskan ratusan unit kios dan toko di area pasar.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, kebakaran berdampak pada sekitar 200 kios di Blok C dan 26 toko di Blok F. Hingga saat ini, proses pendataan kerugian masih berlangsung, sementara tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam peristiwa tersebut.
Menurut BPBD, kebakaran pertama kali diketahui setelah seorang saksi mencium bau kabel terbakar dari area belakang pasar. Saat dilakukan pengecekan bersama sejumlah pedagang lainnya, terlihat asap pekat disertai titik api yang kemudian dengan cepat membesar dan menjalar ke area perdagangan.
Tim gabungan segera dikerahkan untuk menangani kebakaran. Sebanyak 12 unit mobil pemadam diterjunkan ke lokasi, terdiri dari 10 unit milik Pemerintah Kota Semarang, serta masing-masing satu unit bantuan dari Kabupaten Demak dan Kabupaten Semarang.
BPBD Provinsi Jawa Tengah juga mengirimkan satu tangki air untuk mendukung operasi pemadaman, sementara dua truk tangki air dari PDAM turut menyuplai kebutuhan air di lapangan. Tim kesehatan disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan kondisi darurat selama proses penanganan.
Setelah upaya pemadaman berlangsung selama beberapa jam, api berhasil dikendalikan pada Kamis (30/4) sekitar pukul 02.30 waktu setempat. Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api baru yang muncul di lokasi.
BPBD Kota Semarang menyatakan telah melakukan kaji cepat di area terdampak, berkoordinasi dengan dinas terkait, aparat TNI-Polri, serta unsur pemerintah setempat untuk penanganan darurat dan pengamanan kawasan.
Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh aparat berwenang, sementara garis polisi telah dipasang di sekitar lokasi untuk mendukung proses investigasi lebih lanjut.
















