DUNIA
2 menit membaca
Menlu Sugiono kunjungi Australia dan Selandia Baru, perkuat diplomasi Asia-Pasifik
Pertemuan akan membahas implementasi traktat keamanan bersama, kerja sama pertahanan dan keamanan, upaya pencegahan konflik, serta isu keamanan maritim di kawasan.
Menlu Sugiono kunjungi Australia dan Selandia Baru, perkuat diplomasi Asia-Pasifik
Menteri Luar Negeri Indonesia Sugiono di Jakarta, Juli 2026. /Foto: AFP

Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono dijadwalkan melakukan rangkaian kunjungan kerja ke Australia dan Selandia Baru pada pekan depan, dalam upaya memperdalam kemitraan strategis Indonesia dengan kedua negara mitra utama di kawasan Indo-Pasifik. Hal tersebut disampaikan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI di Jakarta.

Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, menjelaskan bahwa agenda pertama Menlu Sugiono akan berlangsung di Australia pada 26 Agustus, dengan menghadiri Pertemuan ke-10 Forum Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan Indonesia-Australia dalam format “2+2” yang digelar di Melbourne.

“Pertemuan 2+2 merupakan forum penting bagi Indonesia dan Australia untuk membahas peningkatan hubungan bilateral serta isu-isu strategis seperti pertahanan dan keamanan yang menjadi perhatian bersama,” ujar Yvonne dalam taklimat media, Kamis (20/8).

TerkaitTRT Indonesia - Di parlemen Australia, PM Albanese tegaskan Indonesia adalah mitra utama terpenting

Dalam pertemuan tersebut, kedua negara diperkirakan akan membahas implementasi traktat keamanan bersama, kerja sama pertahanan dan keamanan, upaya pencegahan konflik, serta isu keamanan maritim di kawasan. Selain itu, ketahanan ekonomi dan rantai pasok juga akan menjadi fokus diskusi antara para menteri luar negeri dan pertahanan kedua negara.

Usai dari Australia, Menlu Sugiono akan melanjutkan lawatan ke Selandia Baru pada 28 Agustus untuk menghadiri Pertemuan Komisi Menteri Bersama (Joint Ministerial Commission/JMC) Indonesia–Selandia Baru di Auckland.

Yvonne menuturkan bahwa forum tersebut akan menjadi ruang pembahasan perkembangan hubungan bilateral sekaligus penjajakan peluang kerja sama baru, terlebih di tengah persiapan peringatan 70 tahun hubungan diplomatik kedua negara.

“Dalam JMC mendatang, Indonesia juga akan mendorong berbagai komitmen yang telah disepakati agar dapat ditindaklanjuti,” kata Yvonne.

Ia menegaskan bahwa Indonesia ingin memastikan seluruh agenda kerja sama dengan kedua mitra tersebut dapat diimplementasikan secara terukur dan menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat di masing-masing negara.

Kunjungan ke Australia dan Selandia Baru ini juga akan berlangsung setelah Menlu Sugiono dijadwalkan bertemu Menteri Luar Negeri China Wang Yi di Jakarta besok pada Jumat (21/8) untuk acara Dialog Komprehensif Strategis (CSD) perdana antar kedua belah pihak.

TerkaitTRT Indonesia - Dialog strategis perdana Indonesia-China akan fokus pada penguatan kemitraan ekonomi
SUMBER:TRT Indonesia & Agensi