PERANG GAZA
2 menit membaca
Indonesia kecam eskalasi kekerasan di Tepi Barat, desak dialog diplomasi
Indonesia mengecam keras lonjakan kekerasan di Tepi Barat yang diduduki Israel. Pemerintah mendesak penghentian aksi militer, penghormatan terhadap hukum internasional, serta memprioritaskan jalur diplomasi demi stabilitas kawasan.
Indonesia kecam eskalasi kekerasan di Tepi Barat, desak dialog diplomasi
Kekerasan pemukim dan perluasan aneksasi wilayah Palestina di Tepi Barat semakin memprihatinkan.

Pemerintah Indonesia kembali menyampaikan kecaman keras atas eskalasi kekerasan yang terus meningkat di kawasan Tepi Barat yang diduduki Israel. Indonesia mendesak seluruh pihak untuk segera menghentikan aksi permusuhan dan mematuhi hukum internasional yang berlaku.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Yvonne Mewengkang, menegaskan bahwa posisi Indonesia tidak pernah bergeser dalam mendukung kemerdekaan dan perdamaian di Palestina.

"Posisi kami konsisten; kami terus mengutuk kekerasan yang terjadi di Tepi Barat," ujar Yvonne saat memberikan keterangan kepada awak media di Jakarta, Kamis (30/7).

Yvonne menambahkan, Indonesia terus memantau dengan cermat perkembangan situasi geopolitik di kawasan tersebut. Pemerintah Indonesia juga menyerukan agar semua pihak menahan diri secara maksimal, menghormati kesepakatan gencatan senjata yang ada, serta mengedepankan jalur diplomasi untuk mencegah ketegangan regional yang lebih luas.

Peringatan PBB dan Lonjakan Kekerasan

Kecaman Indonesia ini sejalan dengan kekhawatiran global yang makin meningkat. Pada Selasa (29/7), Kantor Hak Asasi Manusia PBB (UN Human Rights Office) memperingatkan bahwa kondisi di Tepi Barat kian memburuk akibat aksi kekerasan pemukim Israel dan perluasan aneksasi wilayah Palestina.

"Kekerasan pemukim dan perluasan aneksasi wilayah Palestina di Tepi Barat semakin memprihatinkan," kata Juru Bicara Kantor Hak Asasi Manusia PBB, Ravina Shamdasani.

PBB membeberkan keprihatinannya atas rencana pemerintah Israel yang terus menambah pemukiman ilegal dan pos-pos baru (outposts). Selain itu, narasi balasan dan hukuman kolektif dari sejumlah pimpinan Israel—termasuk ancaman untuk "mengubah Tepi Barat menjadi Gaza kedua"—dinilai kian memperkeruh suasana.

Berbagai organisasi HAM internasional, termasuk lembaga independen Palestina dan Israel, melaporkan bahwa aparat keamanan Israel sering kali membiarkan, bahkan ikut serta membantu para pemukim saat melakukan penyerangan ke permukiman warga Palestina.

Ketegangan di Tepi Barat melonjak tajam sejak konflik di Gaza pecah pada Oktober 2023. Berdasarkan data dari pejabat berwenang Palestina, eskalasi militer dan serangan pemukim Israel di Tepi Barat telah merenggut lebih dari 1.182 jiwa warga Palestina, melukai sekitar 13.000 orang, serta berujung pada penahanan hampir 24.000 warga lainnya.

Sikap tegas Indonesia ini memperkuat komitmen historis Jakarta yang secara konsisten menyuarakan hak-hak rakyat Palestina di berbagai forum internasional, termasuk PBB dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia kecam rencana Israel kuasai 70 persen Gaza
SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
Gembala-gembala Palestina kehilangan tanah seiring pemukiman Israel meluas
Penduduk Israel ilegal menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa, meneriakkan slogan-slogan provokatif
AS luncurkan serangan baru terhadap Iran saat Trump mengatakan kesepakatan masih 'mungkin' tercapai
Palestina desak PBB bertindak terkait penahanan Direktur RS Gaza Dr Hussam Abu Safiya
Israel teken kesepakatan US$2,3 miliar untuk perluas permukiman ilegal di Tepi Barat
Israel kembali membunuh 8 warga Palestina di Gaza, termasuk anak berusia 9 tahun bernama Tala
Juru bicara Hamas Hazem Qassem dilaporkan selamat dari upaya pembunuhan oleh Israel
Apa yang akan terjadi selanjutnya saat Hamas menyerahkan administrasi Gaza ke panel yang didukung PBB?
5 hal yang perlu diketahui tentang pembubaran pemerintah Gaza
Tiga anak termasuk dalam 10 warga Palestina yang tewas akibat serangan Israel di Gaza
Bagaimana sebuah kasus pengadilan dapat menghentikan aliran dana negara bagian AS ke kas perang Israel
Israel menghancurkan pendidikan di Gaza, dan dengan demikian, masa depan anak-anak
Hamas tuduh Israel ciptakan 'kekosongan administrasi' di Gaza
Bayi Palestina meninggal setelah ambulans terhambat di pos pemeriksaan Israel
Israel setujui 13 permukiman ilegal, Palestina memperingatkan isolasi Yerusalem Timur yang diduduki
Bagaimana hegemoni hidro Israel telah menyebabkan kekurangan air dan krisis kemanusiaan di Gaza
Israel ajukan RUU yang melarang Azan menggunakan pengeras suara
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar tewas di Gaza akibat serangan Israel
'Eskalasi yang belum pernah terjadi sebelumnya': Israel tutup seluruh akses ke kota di Tepi Barat
Serangan udara Israel menewaskan delapan warga Palestina di Gaza, termasuk seorang ibu dan anak