TÜRKİYE
2 menit membaca
Presiden Erdogan: Perlawanan 15 Juli tak tertandingi dalam sejarah demokrasi global
Erdogan menegaskan perlawanan rakyat terhadap kudeta 15 Juli 2016 membuktikan kehendak publik tak dapat ditundukkan, memperkuat langkah Türkiye menuju agenda “bebas teror”.
Presiden Erdogan: Perlawanan 15 Juli tak tertandingi dalam sejarah demokrasi global
Presiden Erdogan saat menyampaikan pidato peringatan 10 tahun gagal kudeta 15 Juli.

Presiden Türkiye Recep Tayyip Erdogan menegaskan bahwa perlawanan rakyat terhadap upaya kudeta 15 Juli 2016 menjadi salah satu momen paling menentukan dalam sejarah demokrasi modern, sebagaimana dikutip dari artikel opini yang dilaporkan The Jakarta Post.

Dalam pernyataannya, Erdogan menggambarkan upaya kudeta yang didalangi jaringan Fethullah Terrorist Organisation (FETO) sebagai ancaman serius terhadap kedaulatan negara. Ia menyebut aksi tersebut tidak sekadar percobaan perebutan kekuasaan, melainkan “tindakan invasi” yang menargetkan institusi utama seperti Kompleks Kepresidenan dan parlemen.

Presiden menekankan bahwa respons publik pada malam itu menjadi titik balik. “Saya tidak pernah mengakui kekuatan yang lebih tinggi dari kehendak rakyat,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa warga Türkiye turun ke jalan mempertaruhkan nyawa demi mempertahankan demokrasi dan kemerdekaan negara.

TerkaitTRT Indonesia - Erdogan: Gagalnya kudeta 2016 menjadi "deklarasi kemerdekaan" bagi Abad Türkiye

Abad Türkiye

Menurut presiden tersebut, pemerintah kemudian bergerak cepat melakukan reformasi struktural guna membersihkan institusi negara dari unsur anti-demokrasi. Langkah tersebut diikuti operasi keamanan di dalam dan luar negeri serta peluncuran inisiatif “Türkiye Bebas Teror” yang disebut sebagai bagian dari visi jangka panjang “Abad Türkiye”.

Ia juga menyoroti capaian ekonomi dan teknologi selama satu dekade terakhir, termasuk pengembangan kendaraan listrik TOGG, jet tempur nasional KAAN, kapal korvet, serta drone, sebagai hasil dari dorongan kemandirian nasional di berbagai sektor strategis.

Di tingkat global, Erdogan menyatakan Türkiye kini semakin berperan dalam penyelesaian konflik internasional dengan mengedepankan keadilan dan dukungan terhadap pihak tertindas. Ia menambahkan, posisi tersebut tidak lepas dari “tekad rakyat yang mempertahankan masa depan mereka pada malam 15 Juli”.

Menutup pernyataannya, Erdogan menyerukan dukungan komunitas internasional dalam memerangi terorisme tanpa standar ganda, sembari mengingatkan bahwa ancaman FETO masih memerlukan kewaspadaan global.

TerkaitTRT Indonesia - Peringatan kudeta gagal 15 Juli digelar di Jakarta, panel soroti ketahanan demokrasi Türkiye
SUMBER:TRT Indonesia & Agensi
Jelajahi
Ekspor Türkiye ke Asia-Pasifik melonjak, Indonesia masuk lima besar tujuan utama
Pemprov Jateng perluas akses pendidikan global ke Türkiye, sebut ilmu hadis jadi prioritas
Rudal KHAN buatan Türkiye perkuat pertahanan perbatasan Indonesia di Kalimantan Timur
Türkiye sampaikan duka atas korban gempa di Indonesia, jumlah korban tewas mencapai 51
Dalam gambar: Türkiye menerangi kota untuk merayakan pakta pertahanan trilateral Mekah
TÜRKİYE–ASEAN perkuat kerja sama manajemen bencana
AFAD Türkiye dan AHA Centre ASEAN sepakati kerja sama manajemen bencana di Bandung
Indonesia–Türkiye perkuat kerja sama ketenagakerjaan, komisi bersama perdana digelar di Jakarta
Türkiye target perluas jejak dagang di ASEAN usai raih status mitra dialog
Sekjen ASEAN dan Wamenlu Türkiye bahas peluang kerja sama setelah resmi jadi Mitra Dialog
Indonesia dan Türkiye perkuat kerja sama media dan komunikasi strategis di Jakarta
Peringatan kudeta gagal 15 Juli digelar di Jakarta, panel soroti ketahanan demokrasi Türkiye
Sepuluh tahun, sepuluh suara: Bagaimana kudeta 15 Juli tetap berada di hati warga negara Türkiye
10 tahun setelah kudeta gagal, Erdogan: Türkiye kini lebih kuat dan bersatu
Peristiwa 15 Juli membuktikan Türkiye tidak akan pernah tunduk pada teroris: Menlu Fidan
Erdogan: Gagalnya kudeta 2016 menjadi "deklarasi kemerdekaan" bagi Abad Türkiye
Upaya kudeta yang digagalkan pada 15 Juli: Korban FETO 253 tewas
Kegagalan upaya kudeta 2016 bentuk masa depan Türkiye: Burhanettin Duran
Türkiye peringati 10 tahun kegagalan kudeta 15 Juli, kata Yilmaz
Türkiye menandai 10 tahun upaya kudeta FETO yang gagal