DUNIA
2 menit membaca
Indonesia targetkan kirim 500.000 tenaga kerja terampil ke luar negeri pada 2026
Penempatan pekerja Indonesia ke luar negeri pada 2025 sudah melampaui target, mencapai 286.422 orang hingga pertengahan Desember.
Indonesia targetkan kirim 500.000 tenaga kerja terampil ke luar negeri pada 2026
Negara tujuan mencakup Jepang, Korea Selatan, kawasan Eropa, AS, dan negara lainnya, dengan penekanan pada sektor keahlian tertentu. / Arsip Reuters
15 jam yang lalu

Pemerintah Indonesia menargetkan penempatan antara 300.000 hingga 500.000 tenaga kerja terampil ke berbagai negara mulai April 2026. Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar dalam konferensi pers di Jakarta, pada Selasa.

“Target kami sebanyak mungkin, minimal 300.000 hingga 500.000 pekerja migran. Insya Allah, mulai April, Juni, Juli, dan September kita siap memberangkatkan tenaga kerja terampil ke luar negeri,” ujar Muhaimin.

Program SMA/SMK Go Global, yang dijalankan bersama Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat dan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran (KemenP2MI), menitikberatkan pada lulusan sekolah menengah dan kejuruan untuk menyiapkan keterampilan bagi penempatan kerja internasional.

Negara tujuan mencakup Jepang, Korea Selatan, kawasan Eropa, Amerika Serikat, dan negara lainnya, dengan penekanan pada sektor keahlian seperti pengelasan, perhotelan, dan kesehatan. Pemerintah menegaskan penempatan akan lebih difokuskan pada pekerjaan terampil dibandingkan pekerjaan domestik.

Tenaga kerja terampil

Menurut Menteri Perlindungan Pekerja Migran, Mukhtarudin, penempatan pekerja Indonesia ke luar negeri pada 2025 sudah melampaui target, mencapai 286.422 orang hingga pertengahan Desember, atau 110,5 persen dari target tahunan sebesar 259.144 berdasarkan data Sistem Komputerisasi Penempatan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (SISKOP2MI).

Secara sektoral, pekerjaan domestik mendominasi dengan 36,5 persen, diikuti sektor kesehatan 20,6 persen, dan manufaktur 14,1 persen. Destinasi utama masih Taiwan, Hong Kong, dan Malaysia.

Bank Indonesia mencatat remitansi pekerja migran Indonesia mencapai Rp212 triliun atau senilai $13,6 miliar hingga kuartal III 2025, meningkat 38,6 persen dibandingkan Rp153 triliun pada 2024, menunjukkan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional.

Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan jumlah tenaga kerja terampil Indonesia di luar negeri, tetapi juga mendukung keselamatan, kompetensi, dan produktivitas pekerja dalam pasar global.

TerkaitTRT Indonesia - Pemerintah siapkan strategi besar perkuat perlindungan pekerja migran Indonesia
SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
Prabowo tiba di Abu Dhabi, Indonesia–UEA perkuat kemitraan strategis multisektor
Ancaman ekspansionis Amerika telah memperkuat dorongan Eropa untuk kedaulatan teknologi
Dewan Keamanan PBB menuntut gencatan senjata segera di Sudan, kecam serangan terhadap warga sipil
PM India Modi kunjungi Israel saat ketegangan AS-Iran meningkat
Jenderal AS menyatakan penyesalan setelah Korea Selatan protes latihan udara
Prabowo tiba di Yordania dengan pengawalan jet tempur F-16, bertemu Raja Abdullah hari ini
Menlu tegaskan RI tak berkewajiban setor dana Board of Peace
Perjanjian dagang dengan AS, Indonesia diminta batasi ekspor ke negara yang diboikot
AS sita kapal tanker ketiga bermuatan minyak Venezuela di Samudra Hindia
Kekeringan dorong 6,5 juta warga Somalia ke jurang kelaparan akut: PBB
Sheinbaum pertimbangkan langkah hukum usai Musk kaitkan dirinya dengan kartel narkoba
China desak AS kendalikan diri atas Iran, serukan perdamaian di Ukraina saat Trump menuju Beijing
Usai pembunuhan 'El Mencho', ketakutan meluas di pusat wisata Meksiko menjelang Piala Dunia FIFA
Helikopter militer Iran jatuh di provinsi Isfahan, menewaskan empat orang
Indonesia serukan perdamaian Palestina dan penyelesaian krisis Myanmar di Dewan HAM PBB
Indonesia desak aksi global perlucutan senjata di Forum Jenewa
Perang Rusia di Ukraina melampaui durasi perang Soviet melawan Nazi Jerman
Uni Eropa gagal amankan dukungan AS dan G7 untuk larangan transportasi minyak Rusia
Indonesia pelajari dan siap hadapi pergeseran tarif AS usai putusan Mahkamah Agung
Gempa 7,1 magnitudo guncang Sabah, BMKG pastikan tak berpotensi tsunami