Pemerintah Indonesia menargetkan penempatan antara 300.000 hingga 500.000 tenaga kerja terampil ke berbagai negara mulai April 2026. Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar dalam konferensi pers di Jakarta, pada Selasa.
“Target kami sebanyak mungkin, minimal 300.000 hingga 500.000 pekerja migran. Insya Allah, mulai April, Juni, Juli, dan September kita siap memberangkatkan tenaga kerja terampil ke luar negeri,” ujar Muhaimin.
Program SMA/SMK Go Global, yang dijalankan bersama Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat dan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran (KemenP2MI), menitikberatkan pada lulusan sekolah menengah dan kejuruan untuk menyiapkan keterampilan bagi penempatan kerja internasional.
Negara tujuan mencakup Jepang, Korea Selatan, kawasan Eropa, Amerika Serikat, dan negara lainnya, dengan penekanan pada sektor keahlian seperti pengelasan, perhotelan, dan kesehatan. Pemerintah menegaskan penempatan akan lebih difokuskan pada pekerjaan terampil dibandingkan pekerjaan domestik.
Tenaga kerja terampil
Menurut Menteri Perlindungan Pekerja Migran, Mukhtarudin, penempatan pekerja Indonesia ke luar negeri pada 2025 sudah melampaui target, mencapai 286.422 orang hingga pertengahan Desember, atau 110,5 persen dari target tahunan sebesar 259.144 berdasarkan data Sistem Komputerisasi Penempatan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (SISKOP2MI).
Secara sektoral, pekerjaan domestik mendominasi dengan 36,5 persen, diikuti sektor kesehatan 20,6 persen, dan manufaktur 14,1 persen. Destinasi utama masih Taiwan, Hong Kong, dan Malaysia.
Bank Indonesia mencatat remitansi pekerja migran Indonesia mencapai Rp212 triliun atau senilai $13,6 miliar hingga kuartal III 2025, meningkat 38,6 persen dibandingkan Rp153 triliun pada 2024, menunjukkan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional.
Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan jumlah tenaga kerja terampil Indonesia di luar negeri, tetapi juga mendukung keselamatan, kompetensi, dan produktivitas pekerja dalam pasar global.
















