DUNIA
2 menit membaca
Indonesia siapkan tanggapan terkait rencana tarif tambahan AS 10 persen
Pemerintah juga berencana memperketat regulasi impor untuk memastikan barang yang masuk ke Indonesia tidak berasal dari rantai produksi yang melibatkan kerja paksa.
Indonesia siapkan tanggapan terkait rencana tarif tambahan AS 10 persen
Washington menilai praktik perdagangan global terkait barang yang diduga melibatkan tenaga kerja paksa masih belum ditangani secara memadai. / Reuters

Pemerintah Indonesia menyatakan tengah mengkaji dan mempersiapkan respons resmi setelah Amerika Serikat melalui United States Trade Representative (USTR) mengusulkan penerapan tarif tambahan terhadap sejumlah negara, termasuk Indonesia.

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto, mengatakan pemerintah sedang menelaah hasil investigasi sementara USTR terkait kebijakan beberapa negara dalam pencegahan impor barang yang diproduksi melalui praktik kerja paksa.

“Kami sedang mencermati pengumuman USTR mengenai hasil investigasi awal berdasarkan Section 301 Trade Act of 1974,” ujar Haryo di Jakarta, pada Kamis.

Dalam laporan berjudul Acts, Policies, and Practices of Various Economies Related to the Failure to Impose and Effectively Enforce a Prohibition on the Importation of Goods Produced with Forced Labor, Indonesia termasuk dalam enam ekonomi yang dinilai belum sepenuhnya menegakkan aturan tersebut. Lima negara lainnya adalah Kanada, Ekuador, Uni Eropa, Meksiko, dan Pakistan.

USTR menilai kebijakan tersebut dapat menghambat perdagangan Amerika Serikat dan mengusulkan tambahan bea masuk. Untuk Indonesia, tarif tambahan yang diajukan berada pada level 10 persen, sementara 54 negara lain yang dianggap belum memiliki regulasi serupa dapat dikenakan tarif hingga 12,5 persen.

Menanggapi hal tersebut, pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya terhadap perlindungan hak asasi manusia serta penerapan standar ketenagakerjaan internasional.

Haryo menyebut Indonesia akan mengikuti seluruh mekanisme yang disediakan USTR, termasuk penyampaian tanggapan tertulis dan partisipasi dalam forum dengar pendapat publik.

“Pemerintah akan terus berkomunikasi secara konstruktif dengan pemerintah Amerika Serikat terkait proses yang sedang berlangsung,” katanya.

Usulan tarif tersebut muncul setelah USTR menyelesaikan investigasi terhadap sekitar 60 mitra dagang utama AS berdasarkan Section 301 Trade Act of 1974. Kebijakan ini menjadi bagian dari langkah lanjutan pemerintahan Presiden Donald Trump untuk mempertahankan kebijakan tarif setelah sebelumnya menghadapi tantangan hukum di dalam negeri.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia terdampak rencana tarif baru AS atas produk terkait tenaga kerja paksa


Jelajahi
Replika masjid dibakar di Irlandia Utara, polisi selidiki dugaan kejahatan kebencian
Rusia klaim tembak jatuh 376 drone Ukraina, serangan picu kebakaran di fasilitas minyak
Kemlu siapkan revitalisasi museum Konferensi Asia-Afrika, fokus pada digitalisasi arsip
20 negara dengan populasi terbesar di dunia
Mediator regional desak AS-Iran meredakan ketegangan dan hidupkan kembali pembicaraan nuklir
Kylian Mbappe cetak gol ke-8 di Piala Dunia, Prancis sukses mengalahkan Maroko 2-0
Indonesia dorong integrasi ekonomi halal D-8 saat KTT ditunda akibat ketegangan Timur Tengah
Menlu Sugiono tegaskan dukungan Indonesia atas multilateralisme di tengah fragmentasi global
Indonesia resmikan B50, konsumsi sawit naik dan warga mulai beralih ke biodiesel
Indonesia serukan deeskalasi di tengah eskalasi serangan AS–Iran di Selat Hormuz
Iran: 14 orang tewas dalam serangan AS di 5 provinsi, operasi kereta api Teheran-Mashhad dihentikan
Keberpihakan dan kontroversi: membayangi Piala Dunia FIFA 2026
TRT menyajikan liputan global untuk KTT NATO
Tanker Pertamina Pride lolos dari Selat Hormuz, bawa 2 juta barel minyak
Türkiye pamerkan kekuatan pertahanan di panel KTT NATO di Ankara
Jerman puji peran strategis Türkiye dalam menjaga stabilitas kawasan di KTT NATO Ankara
Ukir sejarah, atlet panjat tebing Indonesia Desak Rita rebut peringkat satu dunia
Indonesia gandeng Rusia perkuat kemitraan manufaktur di INNOPROM 2026
Trump sebut gencatan dengan Iran 'berakhir' usai serangan baru, tetapi negosiasi dapat berlanjut
Pemimpin NATO membuka hari terakhir KTT di Ankara berfokus pada Arktik, Iran, dan Ukraina