Arus balik Lebaran: 1,7 juta kendaraan kembali ke Jabotabek
Jasa Marga meningkatkan kesiapan operasional dengan mengoptimalkan gardu tol, menyiagakan armada layanan, serta menerapkan pengaturan lalu lintas sesuai diskresi kepolisian.
Gelombang arus balik Lebaran 2026 mulai menekan Jakarta, seiring lonjakan signifikan kendaraan yang kembali ke ibu kota. Data Operasi Ketupat 2026 di wilayah DKI Jakarta mencatat sebanyak 225.293 kendaraan memasuki Jakarta dalam rentang 12 jam sejak Selasa, 24 Maret hingga Rabu pagi, 25 Maret 2026. Jumlah tersebut meningkat sekitar 73,71 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal, menandai intensifikasi pergerakan pemudik usai libur Idul Fitri.
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri merespons peningkatan ini dengan menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah berskala nasional. Kebijakan tersebut diambil untuk mengendalikan arus kendaraan yang terus bertambah dan mencegah kemacetan parah di jalur-jalur utama.
Sementara itu, data PT Jasa Marga (Persero) Tbk menunjukkan total kendaraan yang kembali ke wilayah Jabotabek sejak H-10 hingga H+2 Idul Fitri 1447 H (11–23 Maret 2026) mencapai 1.702.500 unit. Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyebut angka tersebut setara dengan 50,16 persen dari proyeksi total 3,39 juta kendaraan selama periode 11–31 Maret 2026.
Jalur fungsional dibuka
Distribusi kendaraan didominasi dari arah timur, yakni Trans Jawa dan Bandung, dengan total 696.748 kendaraan atau sekitar 40,9 persen. Secara rinci, arus dari Trans Jawa melalui Gerbang Tol Cikampek Utama mencapai 309.156 kendaraan, turun 15,2 persen dari kondisi normal.
Menghadapi tren tersebut, Jasa Marga meningkatkan kesiapan operasional dengan mengoptimalkan gardu tol, menyiagakan armada layanan, serta menerapkan pengaturan lalu lintas sesuai diskresi kepolisian. Perusahaan juga membuka jalur fungsional dan memastikan petugas siaga penuh selama 24 jam.
Pemerintah turut mendorong masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan secara lebih fleksibel guna menghindari kepadatan puncak. Kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 25–27 Maret 2026 diharapkan dapat membantu mendistribusikan arus kendaraan.
Selain itu, diskon tarif tol sebesar 30 persen pada 26–27 Maret 2026 di sembilan ruas tol Jasa Marga Group juga disiapkan untuk mengurai kepadatan dan mendorong pemerataan lalu lintas.