ASIA
2 menit membaca
Pemerintah perpanjang bansos beras hingga Desember untuk 33 juta keluarga
Pemerintah memperpanjang program bantuan pangan beras hingga Desember guna menjaga stabilitas harga dan mengantisipasi dampak El Nino bagi puluhan juta keluarga.
Pemerintah perpanjang bansos beras hingga Desember untuk 33 juta keluarga
Para petani menanam bibit padi di sawah di Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur pada 3 Juni 2026. / AFP

Pemerintah Indonesia resmi memperpanjang program bantuan sosial (bansos) beras hingga Desember. Langkah ini diambil guna menjaga stabilitas pasokan pangan serta melindungi masyarakat berpenghasilan rendah dari ancaman krisis iklim akibat cuaca ekstrem El Nino.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa alokasi beras tambahan ini menyasar puluhan juta penerima di seluruh wilayah Indonesia.

"Program bantuan beras yang disiapkan untuk tahun ini mencakup alokasi 30 kilogram yang berakhir pada September, dan akan dilanjutkan pada Oktober, November, serta Desember," ujar Airlangga kepada awak media.

Secara keseluruhan, program bansos beras ini menjangkau 33,24 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Dengan begitu, total beras yang disalurkan pada periode perpanjangan tiga bulan tersebut mencapai hampir satu juta ton, tepatnya sekitar 997.200 ton.

Beras merupakan bahan pangan pokok bagi sekitar 290 juta penduduk Indonesia. Kenaikan biaya produksi di tingkat petani sejak awal tahun sempat memicu lonjakan harga beras di pasar domestik, sehingga intervensi pemerintah dinilai krusial untuk menjaga daya beli masyarakat.

Perum Bulog ditunjuk sebagai penyalur utama bantuan pangan ini. Saat ini, lembaga penyedia pangan negara tersebut mencatat ketersediaan stok beras nasional dalam kondisi aman, yakni mencapai 5,25 juta ton.

Sementara itu, Badan Pangan Nasional (National Food Agency) mengungkapkan bahwa realisasi penyaluran alokasi bantuan tahap sebelumnya baru mencapai sekitar 30 persen. Pemerintah menargetkan penuntasan distribusi sisa kuota tersebut selesai pada September ini sebelum memasuki periode perpanjangan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi beras nasional periode Januari hingga Oktober diperkirakan mencapai 31,41 juta ton. Angka ini relatif stabil jika dibandingkan dengan produksi pada periode yang sama tahun lalu sebesar 31,44 juta ton.

Untuk mengantisipasi dampak fenomena El Nino yang memicu kekeringan, pemerintah telah menerapkan sejumlah langkah mitigasi di sektor pertanian, termasuk memajukan pola masa tanam serta mendistribusikan ribuan unit pompa air ke berbagai daerah sentra produksi beras seperti Jawa Barat.

TerkaitTRT Indonesia - Pemerintah siapkan bansos Rp12 triliun untuk Ramadan dan Lebaran 2026
SUMBER:TRT Indonesia & Agensi
Jelajahi
Erupsi menerus Gunung Anak Krakatau berakhir, 8 bandara ditutup akibat abu vulkanik
Bursa komoditas Indonesia hadapi persaingan dan tantangan pasar global
Indonesia dan Malaysia perluas operasi satgas berantas barang ilegal di perbatasan
Malaysia lakukan penyemaian awan 3 hari kedepan di Sarawak dan perbatasan Indonesia
Kasus keracunan massal MBG tembus 1.700 korban dalam tiga hari
Dua ABK tewas dalam kebakaran kapal pengangkut bahan kimia di Sulawesi Tenggara
DPR RI sahkan 16 RUU, termasuk UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
KPU perkirakan tahapan Pemilu 2029 dimulai Juni 2027, dorong penetapan regulasi
TNI AL dan AL Korea Selatan gelar Latma DIVEX 2026, asah kemampuan operasi bawah air
Indonesia dan Filipina perluas kerja sama ekonomi kreatif di ASEAN
Dukung penanganan karhutla, Kemenhub terbitkan 35 izin khusus pesawat asing
Gunung Sinabung naik ke Level Siaga, dua desa di Karo dievakuasi
Pariwisata Indonesia catat devisa $8,43 miliar di H1, pemerintah siapkan target ambisius 2027
Indonesia arahkan konsolidasi fiskal, target defisit APBN 2027 turun ke 2,4 persen PDB
53 pesawat pemadam dikerahkan, karhutla masih menyebar seiring ancaman El Nino
Jepang resmi kirim bantuan militer untuk tangani karhutla Kalimantan
Prabowo terima Presiden Timor Leste, bahas kerja sama strategis dan kolaborasi riset peraih Nobel
KPK dan PPATK perkuat deteksi pencucian uang jelang evaluasi FATF 2029-2030
DPR RI tetapkan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia
Demonstran di Jakarta desak pengesahan RUU Perampasan Aset, polisi amankan 65 orang