Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bantuan sosial tersebut akan disalurkan dalam bentuk beras sebanyak 10 kilogram kepada keluarga penerima manfaat selama dua bulan, yakni Februari dan Maret 2026. Selain beras, pemerintah juga menyalurkan bantuan minyak goreng MinyaKita dalam periode yang sama.
“Total anggarannya sekitar Rp12 triliun,” kata Airlangga Selasa (3/2), sebagaimana dikutip dari Kontan.
Menurut Airlangga, penyaluran bansos pangan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban pengeluaran masyarakat, khususnya menjelang bulan suci Ramadan dan perayaan Idul Fitri yang biasanya diikuti peningkatan kebutuhan konsumsi.
Diskon transportasi jelang Lebaran
Selain bantuan sosial, pemerintah juga menyiapkan stimulus berupa program diskon transportasi dengan nilai anggaran mencapai Rp200 miliar. Program ini mencakup potongan tarif pesawat, kereta api, kapal laut, hingga tarif jalan tol selama periode mudik Lebaran.
Airlangga berharap berbagai stimulus tersebut dapat mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2026 agar lebih baik dibandingkan periode sebelumnya.
“Karena kuartal I-2025 kemarin relatif lebih rendah,” pungkasnya.













