China mempertahankan posisinya sebagai negara produsen kapal terbesar di dunia pada 2025, baik dari sisi total produksi maupun pangsa pesanan baru dan pesanan berjalan, berdasarkan data resmi yang dirilis pada Senin.
Produksi galangan kapal China sepanjang tahun lalu mencapai 53,69 juta deadweight ton (DWT), meningkat 11,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Data tersebut dirilis oleh Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China.
Capaian tersebut membuat industri galangan kapal China menyumbang sekitar 56 persen dari total produksi kapal dunia.
Sementara itu, jumlah pesanan yang masih dalam antrean tercatat mencapai 274,42 juta DWT atau setara 66,8 persen dari total pesanan global. Adapun pesanan baru sepanjang 2025 mencapai 107,82 juta DWT, dengan pangsa pasar sekitar 69 persen.
Dengan capaian tersebut, China tercatat telah memimpin industri galangan kapal global selama 16 tahun berturut-turut.












