BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
IHSG menguat di awal pekan, didorong optimisme global meski tekanan domestik membayangi
Kombinasi faktor global yang membaik dan tekanan domestik yang masih membayangi membuat pergerakan pasar saham Indonesia diperkirakan akan tetap fluktuatif dalam jangka pendek.
IHSG menguat di awal pekan, didorong optimisme global meski tekanan domestik membayangi
Seorang pria menganalisis perubahan IHSG di papan elektronik BEI.

Pasar saham Indonesia memulai perdagangan awal pekan dengan kecenderungan positif, seiring membaiknya sentimen global yang mendorong minat investor terhadap aset berisiko. 

Pada pembukaan perdagangan Senin pagi (6/7), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat naik 17,50 poin atau sekitar 0,30 persen ke level 5.893,28. Kenaikan serupa juga terlihat pada indeks saham unggulan LQ45 yang menguat 1,30 poin atau 0,22 persen menjadi 583,08.

Pergerakan ini terjadi di tengah meningkatnya ekspektasi pelaku pasar internasional terhadap arah kebijakan moneter Amerika Serikat. Data ketenagakerjaan AS yang lebih lemah dari perkiraan memperkuat keyakinan bahwa bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed), akan mengambil pendekatan yang lebih longgar dalam waktu dekat.

“Pelaku pasar mulai mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga dan meningkatkan posisi pada aset berisiko,” kata Head of Research Kiwoom Sekuritas, Liza Camelia Suryanata, dalam analisisnya di Jakarta, dikutip oleh Republika.

TerkaitTRT Indonesia - Jelang putusan krusial MSCI, modal asing hengkang Rp82,77 triliun dari pasar saham RI

Meski demikian, dari dalam negeri, sejumlah indikator ekonomi masih memberikan tekanan terhadap sentimen pasar.

Liza mencatat bahwa defisit neraca perdagangan—yang pertama sejak April 2020—bersamaan dengan kontraksi aktivitas manufaktur serta peringatan dari Fitch Ratings mengenai penurunan cadangan devisa, menjadi faktor yang membatasi penguatan lebih lanjut.

Di sisi eksternal lainnya, perhatian investor juga tertuju pada dinamika negosiasi perdagangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa, khususnya terkait kebijakan tarif yang berpotensi memengaruhi sektor manufaktur global.

Sementara itu, situasi geopolitik di Timur Tengah menunjukkan tanda-tanda mereda. Kemajuan dalam pembicaraan damai antara Amerika Serikat dan Iran turut mendorong stabilitas kawasan. 

Aktivitas pelayaran di Selat Hormuz dilaporkan mulai pulih, dan ekspor minyak Arab Saudi telah kembali mendekati 90 persen dari tingkat sebelum konflik.

Kombinasi faktor global yang membaik dan tekanan domestik yang masih membayangi membuat pergerakan pasar saham Indonesia diperkirakan akan tetap fluktuatif dalam jangka pendek, dengan investor mencermati perkembangan kebijakan global dan indikator ekonomi domestik.

TerkaitTRT Indonesia - IHSG anjlok 1,81 persen imbas inflasi AS dan merosotnya daya saing RI
SUMBER:TRT Indonesia & Agensi
Jelajahi
Pertamina dan Boeing jajaki pengembangan bahan bakar pesawat berkelanjutan di Indonesia
Redam gejolak global, belanja subsidi energi Indonesia melonjak 44 persen di semester I-2026
BEI buka suara terkait ancaman penurunan status pasar modal Indonesia oleh S&P
Empat perusahaan investasi BUMN resmi dilebur di bawah Mandiri Manajemen Investasi
Indonesia himpun Rp32 triliun dari lelang Surat Berharga Negara, permintaan investor lampaui target
India perkuat kerja sama pertahanan dengan pasok rudal BrahMos ke Indonesia
Indonesia dan India tandatangani 16 kesepakatan, perkuat kemitraan strategis
Indonesia dan Kirgistan perkuat kemitraan ekonomi, sepakati kerja sama industri halal
Rupiah tertekan ke Rp17.995 per dolar AS di tengah sorotan Fitch terhadap ekonomi Indonesia
Tokopedia PHK ribuan usai diakuisisi TikTok, Serikat Buruh minta kejelasan tanggung jawab
Pembangunan kapal selam Scorpene dimulai, Indonesia-Prancis perkuat industri pertahanan
Menyusul Gamsunoro, kapal tanker Pertamina Pride kini bersiap keluar dari Selat Hormuz
Kemkomdigi evaluasi 14 layanan Apple untuk pastikan pelindungan anak digital
Garap komponen katoda baterai, produsen Australia tanam modal Rp5,7 triliun di tanah air
Bidik investasi Rp3.414 triliun, pemerintah ajak pengusaha Australia masuk ke sektor strategis
Koalisi sipil soroti risiko pencucian uang, FATF diminta tinjau obligasi Danantara
AS menghapus pembatasan ekspor pada model AI Anthropic Fable dan Mythos
Indonesia catat defisit perdagangan pertama dalam 6 tahun, impor melonjak tajam
Impor Indonesia melonjak 22,16 persen pada Mei 2026
Rupiah dibuka melemah ke Rp17.944 per dolar AS pada Rabu pagi