ASIA
2 menit membaca
Diversifikasi sumber energi, Menteri ESDM pastikan pasokan BBM aman
Ketegangan geopolitik di Timur Tengah mendorong Indonesia memperluas sumber pasokan energi guna menjaga ketahanan dan stabilitas pasokan nasional.
Diversifikasi sumber energi, Menteri ESDM pastikan pasokan BBM aman
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bericara kepada wartawan di sebuah SPBU di Jawa Tengah. (26/3/2026). / AA

Upaya diversifikasi energi dilakukan pemerintah untuk mengurangi ketergantungan pada pasokan dari Timur Tengah, yang saat ini menyumbang sekitar 20 persen dari total impor bahan bakar Indonesia.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan langkah ini diambil sebagai respons terhadap meningkatnya risiko geopolitik global yang berpotensi mengganggu rantai pasok energi.

“Sekitar 20 persen kebutuhan BBM kita masih berasal dari Timur Tengah,” ujar Bahlil dalam konferensi pers virtual dari Jakarta.

Ia menegaskan pemerintah telah mengamankan sumber pasokan alternatif dari sejumlah negara lain atas arahan Presiden Prabowo Subianto, guna mengantisipasi potensi gangguan distribusi akibat konflik di kawasan tersebut.

Perkuat pasokan dan produksi dalam negeri

Selain mencari sumber baru, Indonesia juga meningkatkan kapasitas produksi domestik melalui proyek kilang, salah satunya Refinery Development Master Plan (RDMP) di Balikpapan. Proyek ini memiliki kapasitas produksi sekitar 5,6 juta kiloliter bensin dan 4,5 juta kiloliter solar.

Bahlil menjelaskan impor energi Indonesia masih didominasi minyak mentah, sementara produk BBM seperti RON 90, 92, 95, dan 98 dipenuhi dari kombinasi produksi dalam negeri dan pasokan kawasan Asia Tenggara.

Untuk LPG, pemerintah mulai mengalihkan sumber impor dari luar Timur Tengah, termasuk dari Amerika Serikat, sebagai bagian dari strategi diversifikasi.

“Insya Allah pasokan aman dan tidak ada masalah,” katanya.

Kebutuhan tinggi, impor tetap besar

Kebutuhan LPG nasional mencapai sekitar 8,3 juta ton per tahun. Dari jumlah tersebut, produksi dalam negeri baru mampu memenuhi sekitar 1,6 juta ton, sehingga sekitar 7 juta ton masih harus dipenuhi melalui impor.

Di sisi lain, pemerintah memastikan volume impor energi tidak akan bertambah meski terdapat kesepakatan dagang senilai US$15 miliar dengan Amerika Serikat. Kebijakan difokuskan pada pengalihan sumber pasokan, bukan peningkatan kuota impor.

Dalam kesepakatan tersebut, Indonesia merencanakan impor LPG senilai sekitar US$3,5 miliar, minyak mentah sekitar US$4,5 miliar, serta produk BBM olahan sekitar US$7 miliar, yang disesuaikan dengan kebutuhan domestik dan harga pasar.

Langkah diversifikasi ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global yang masih bergejolak.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia siapkan tambahan subsidi energi hingga Rp100 triliun imbas konflik Iran
SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
KPK tahan 4 tersangka dugaan korupsi iklan Bank BJB, rugikan negara Rp223,6 miliar
Indonesia finalisasi kontrak tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026
Ratusan senjata api dan narkoba ditemukan di sekolah, Menteri PPPA minta hak siswa tetap dilindungi
Prabowo terima laporan B50, dorong reformasi BUMN untuk ketahanan energi nasional
Destry Damayanti jadi kandidat tunggal gubernur BI, pasar soroti arah kebijakan Prabowo
Mobil Drag Race tabrak penonton di Kotamobagu, 8 tewas dan 9 terluka
BNN bersama tim gabungan gagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin senilai Rp4,55 triliun di Kepri
ASEAN peringati hari jadi ke-59 , Indonesia dorong persatuan dan lindungi kepentingan rakyat
OJK catat aset industri keuangan syariah tembus Rp3.131 triliun pada 2025
BGN investigasi dapur MBG di Jayapura setelah 527 orang diduga keracunan makanan
Petani karet Indonesia ramai-ramai beralih ke kelapa sawit akibat anjloknya harga
Destry Damayanti jadi calon kuat gubernur BI gantikan Perry Warjiyo
Bahlil dorong peningkatan produksi migas Aceh, sebut Andaman jadi prioritas strategis
Restrukturisasi Whoosh: Indonesia ambil alih kendali usai amankan mayoritas saham KCIC dari China
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,29 persen didorong investasi dan belanja negara
BPS catat pengangguran turun jadi 7,22 juta orang, rata-rata gaji 3,3jt rupiah
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,29 persen pada triwulan II 2026
Menko Airlangga: Ekonomi Indonesia menguat, inflasi terkendali dan perdagangan surplus
Penyelundupan sabu dan ekstasi di Bandara Juanda terbongkar, WN Malaysia ditangkap
Thailand dorong ASEAN perkuat dialog untuk mendukung perdamaian Myanmar