Korban jiwa bencana Sumatera naik jadi 1.157, ribuan warga masih mengungsi

Korban jiwa akibat bencana di Sumatera terus bertambah menjadi 1.157 orang, sementara ratusan ribu warga masih mengungsi dan membutuhkan bantuan pemerintah.

By
Dampak dari banjir bandang mematikan di Batang Toru, Tapanuli Selatan. / Reuters

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, penambahan korban terjadi setelah tim SAR menemukan tiga jenazah di Aceh Utara.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyebut, “Sehingga jumlah korban jiwa yang kemarin tercatat 1.154 orang bertambah menjadi 1.157 jiwa.”

BNPB juga mencatat 380.360 warga masih mengungsi dan memerlukan bantuan berkelanjutan dari pemerintah pusat maupun daerah. Pemerintah telah menyiapkan hunian sementara bagi para penyintas.

“Bapak Presiden Prabowo telah meninjau langsung kesiapan sekitar 1.050 unit hunian sementara, sebagian besar sudah siap huni, khususnya di Aceh Tamiang dan beberapa wilayah lainnya,” kata Abdul Muhari dikutip dari RRI.

Selain hunian sementara, para pengungsi akan menerima santunan dari Kementerian Sosial berupa bantuan ekonomi, perabotan rumah tangga, serta dukungan dari kementerian dan lembaga lain.

“Masih ada sejumlah dukungan lain yang akan diberikan untuk mempercepat pemulihan ekonomi, kehidupan, dan penghidupan, khususnya masyarakat terdampak bencana,” tambah Abdul Muhari.

Untuk perlindungan perempuan dan anak, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mempercepat aktivasi Pos Sahabat Perempuan dan Anak (Pos SAPA) di lokasi pengungsian.

Menteri PPPA Arifah Fauzi mengatakan, “Dalam situasi bencana, perempuan dan anak menghadapi kerentanan berlapis, mulai dari keterbatasan akses layanan dasar hingga potensi kekerasan. Pos SAPA akan hadir sebagai pusat koordinasi layanan, dukungan psikososial, serta penanganan kasus kekerasan perempuan dan anak.”