DUNIA
2 menit membaca
Iran desak negara anggota D-8 kutuk keras eskalasi dan serangan AS-Israel ke Iran
Ketegangan di Timur Tengah kian memanas, Iran meminta dukungan rekan-rekan anggota D-8 untuk mengutuk keras serangkaian serangan AS dan Israel di beberapa kota Iran, yang menewaskan sejumlah pejabat penting dan sipil.
Iran desak negara anggota D-8 kutuk keras eskalasi dan serangan AS-Israel ke Iran
Bendera Iran dikibarkan di reruntuhan kantor polisi usai militer AS-Israel pada Senin di Teheran, Iran. / AP

Pemerintah Iran mendesak negara-negara anggota Developing-8 (D-8) untuk mengeluarkan kecaman keras terhadap serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel yang menghantam Teheran pada akhir pekan lalu (28/2). 

Desakan itu disampaikan oleh Mohammad Boroujerdi, Duta Besar Iran untuk Indonesia, dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (2/3). Menurut Boroujerdi, Indonesia, sebagai tuan rumah KTT D-8 tahun ini, memiliki posisi strategis untuk mendorong solidaritas dan sikap moral forum negara berkembang itu. 

“Kami berharap D-8 berdiri di sisi yang benar dari sejarah dan menyatakan kutukan yang tegas terhadap penyerangan yang menimpa negara kami,” ujarnya.

Boroujerdi menegaskan bahwa organisasi ini harus bersikap jelas dan tidak ambigu menghadapi apa yang disebutnya sebagai agresi. 

“Langkah pertama yang kami harapkan adalah kutukan yang kuat dan serius. Setelah itu, Iran akan menentukan langkah-langkah berikutnya,” tambahnya.

TerkaitTRT Indonesia - Jakarta menawarkan mediasi di tengah eskalasi konflik Iran

Serangan udara yang dilancarkan pada 28 Februari lalu menghancurkan pusat kekuasaan Iran dan menewaskan sejumlah pejabat penting, termasuk pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. 

Sebagai balasan, Iran dilaporkan melancarkan serangan balasan ke wilayah Israel dan beberapa negara Teluk, yang memicu peningkatan ketegangan di Timur Tengah.

D-8 sendiri merupakan organisasi kerja sama ekonomi yang saat ini beranggotakan Indonesia, Türkiye, Bangladesh, Mesir, Iran, Malaysia, Nigeria, Pakistan, dan Azerbaijan yang resmi bergabung pada Desember 2024. 

Tahun ini, Indonesia sebagai Ketua D-8 mengangkat tema “Navigating Global Shifts: Strengthening Equality, Solidarity and Cooperation for Shared Prosperity” (Menavigasi Pergeseran Global: Memperkuat Kesetaraan, Solidaritas, dan Kerja Sama untuk Kemakmuran Bersama)

KTT D-8 yang akan digelar di Jakarta pada April 2026 berfokus memperkuat posisi negara-negara Global South di tengah dinamika geopolitik dan tantangan multilateralisme.

SUMBER:TRT Indonesia & Agensi
Jelajahi
Replika masjid dibakar di Irlandia Utara, polisi selidiki dugaan kejahatan kebencian
Rusia klaim tembak jatuh 376 drone Ukraina, serangan picu kebakaran di fasilitas minyak
Kemlu siapkan revitalisasi museum Konferensi Asia-Afrika, fokus pada digitalisasi arsip
20 negara dengan populasi terbesar di dunia
Mediator regional desak AS-Iran meredakan ketegangan dan hidupkan kembali pembicaraan nuklir
Kylian Mbappe cetak gol ke-8 di Piala Dunia, Prancis sukses mengalahkan Maroko 2-0
Indonesia dorong integrasi ekonomi halal D-8 saat KTT ditunda akibat ketegangan Timur Tengah
Menlu Sugiono tegaskan dukungan Indonesia atas multilateralisme di tengah fragmentasi global
Indonesia resmikan B50, konsumsi sawit naik dan warga mulai beralih ke biodiesel
Indonesia serukan deeskalasi di tengah eskalasi serangan AS–Iran di Selat Hormuz
Iran: 14 orang tewas dalam serangan AS di 5 provinsi, operasi kereta api Teheran-Mashhad dihentikan
Keberpihakan dan kontroversi: membayangi Piala Dunia FIFA 2026
TRT menyajikan liputan global untuk KTT NATO
Tanker Pertamina Pride lolos dari Selat Hormuz, bawa 2 juta barel minyak
Türkiye pamerkan kekuatan pertahanan di panel KTT NATO di Ankara
Jerman puji peran strategis Türkiye dalam menjaga stabilitas kawasan di KTT NATO Ankara
Ukir sejarah, atlet panjat tebing Indonesia Desak Rita rebut peringkat satu dunia
Indonesia gandeng Rusia perkuat kemitraan manufaktur di INNOPROM 2026
Trump sebut gencatan dengan Iran 'berakhir' usai serangan baru, tetapi negosiasi dapat berlanjut
Pemimpin NATO membuka hari terakhir KTT di Ankara berfokus pada Arktik, Iran, dan Ukraina