ASIA
3 menit membaca
Para pemimpin Asia Tenggara tegaskan hukum internasional di tengah perang Timur Tengah
Pemimpin ASEAN akan tegaskan hukum internasional dan kebebasan navigasi dalam rencana darurat yang dinilai sebagai respons tersirat atas perang di Timur Tengah.
Para pemimpin Asia Tenggara tegaskan hukum internasional di tengah perang Timur Tengah
KTT Ke-48 ASEAN di Filipina. / AP

Para pemimpin Asia Tenggara berencana menegaskan kembali komitmen terhadap hukum internasional, kedaulatan, dan kebebasan navigasi dalam sebuah rencana kontinjensi yang secara tersirat dapat dibaca sebagai kritik terhadap Amerika Serikat, Israel, dan Iran terkait perang di Timur Tengah yang berdampak pada kawasan mereka.

Hal itu tercantum dalam draf deklarasi yang diperoleh The Associated Press, yang dijadwalkan akan diadopsi dalam KTT tahunan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) di provinsi Cebu, Filipina, pada Jumat (1/5).

Dokumen tersebut juga memuat rencana krisis untuk menghadapi dampak kekurangan energi dan berbagai gangguan ekonomi global akibat konflik tersebut.

Tuan rumah KTT tahun ini, Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr., menyatakan pertemuan dengan para pemimpin dari 10 negara anggota ASEAN serta perwakilan Myanmar akan berfokus pada ketahanan energi, pasokan pangan, serta perlindungan warga negara, termasuk lebih dari satu juta pekerja dan pelaut Asia Tenggara di Timur Tengah.

Marcos juga disebut telah menginstruksikan agar penyelenggaraan KTT tahun ini dikurangi dari kemeriahan tradisional sebagai respons terhadap tekanan ekonomi global.

Kawasan Asia Tenggara yang berpenduduk sekitar 680 juta jiwa ini merupakan salah satu wilayah dengan pertumbuhan ekonomi cepat namun rentan, dengan sejumlah titik konflik seperti sengketa maritim dengan China, perang saudara di Myanmar, hingga ketegangan perbatasan Thailand-Kamboja.

Namun para pemimpin ASEAN menilai perang di Timur Tengah telah membawa dampak ekonomi global yang serius dan mengancam keselamatan warga negara mereka.

Sejumlah pekerja migran di Timur Tengah, termasuk dua warga Filipina, dilaporkan tewas dalam konflik tersebut. Ribuan lainnya telah dipulangkan atau dievakuasi oleh pemerintah masing-masing negara.

Bank Pembangunan Asia (ADB) sebelumnya telah memperingatkan bahwa gangguan berkepanjangan akibat perang dapat menekan pertumbuhan ekonomi dan memicu inflasi di Asia-Pasifik, yang sangat bergantung pada impor minyak dan gas dari Timur Tengah.

“Kami menekankan pentingnya menegakkan hukum internasional dan memastikan kerja sama regional tetap berlandaskan dialog, kepercayaan, dan penghormatan terhadap kedaulatan,” demikian bunyi draf pernyataan tersebut.

ASEAN juga menegaskan komitmen untuk menjaga pasar yang terbuka dan transparan, serta memastikan kebebasan navigasi dan kelancaran jalur laut internasional, termasuk arus barang vital seperti pangan dan energi sesuai hukum internasional, khususnya Konvensi PBB tentang Hukum Laut 1982.

Para pemimpin ASEAN juga menyatakan “tekad bersama” untuk memperkuat ketahanan kawasan.

Rencana darurat tersebut mencakup sejumlah langkah seperti percepatan perjanjian berbagi pasokan bahan bakar darurat, rencana jaringan listrik regional, diversifikasi sumber minyak mentah, promosi kendaraan listrik, serta kajian teknologi baru termasuk energi nuklir sipil.

ASEAN juga mempertimbangkan pembentukan protokol komunikasi dan koordinasi krisis untuk memastikan respons kawasan yang lebih cepat dan terkoordinasi.

Selain Filipina, anggota ASEAN terdiri dari Brunei, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Timor Leste telah diterima sebagai anggota penuh pada Oktober tahun lalu.

TerkaitTRT Indonesia - KTT ASEAN di Cebu bahas dampak konflik Timur Tengah dan penguatan ketahanan kawasan
SUMBER:TRT Indonesia & Agensi
Jelajahi
DPR RI sahkan 16 RUU, termasuk UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
KPU perkirakan tahapan Pemilu 2029 dimulai Juni 2027, dorong penetapan regulasi
TNI AL dan AL Korea Selatan gelar Latma DIVEX 2026, asah kemampuan operasi bawah air
Indonesia dan Filipina perluas kerja sama ekonomi kreatif di ASEAN
Dukung penanganan karhutla, Kemenhub terbitkan 35 izin khusus pesawat asing
Gunung Sinabung naik ke Level Siaga, dua desa di Karo dievakuasi
Pariwisata Indonesia catat devisa $8,43 miliar di H1, pemerintah siapkan target ambisius 2027
Indonesia arahkan konsolidasi fiskal, target defisit APBN 2027 turun ke 2,4 persen PDB
53 pesawat pemadam dikerahkan, karhutla masih menyebar seiring ancaman El Nino
Jepang resmi kirim bantuan militer untuk tangani karhutla Kalimantan
Prabowo terima Presiden Timor Leste, bahas kerja sama strategis dan kolaborasi riset peraih Nobel
KPK dan PPATK perkuat deteksi pencucian uang jelang evaluasi FATF 2029-2030
DPR RI tetapkan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia
Demonstran di Jakarta desak pengesahan RUU Perampasan Aset, polisi amankan 65 orang
Cadangan nikel dan kobalt Indonesia tembus 800 miliar, hilirisasi dorong lonjakan nilai
35 pesawat asing perkuat penanganan karhutla di Kalimantan, kedaulatan tetap dibawah kendali
Pengamanan diperketat, 18.000 personel kawal aksi demonstrasi mahasiswa di Jakarta
Pangkalan kapal induk pertama RI di Lampung masuki tahap penyelesaian
Korban gempa NTT bertambah jadi 105 orang, hampir 180 ribu warga mengungsi
Presiden Prabowo kunjungi korban gempa NTT, salurkan bantuan Rp200 miliar