Pihak berwenang Portugal mengonfirmasi penemuan dua jenazah nelayan asal Indonesia yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah kapal mereka tenggelam di perairan Atlantik. Informasi ini disampaikan otoritas setempat pada Minggu, sebagaimana dilaporkan AFP.
Kedua nelayan tersebut diyakini termasuk dalam tiga awak kapal yang dinyatakan hilang usai insiden tenggelamnya kapal penangkap ikan pada 14 Desember lalu. Kapal tersebut mengalami kecelakaan di tengah kondisi laut bergelombang, sekitar 100 kilometer di utara Kota Porto.
Menurut keterangan resmi Otoritas Maritim Nasional Portugal, jenazah kedua korban ditemukan terpisah di sejumlah pantai wilayah Viana do Castelo. Setelah dievakuasi, keduanya dibawa ke fasilitas forensik terdekat untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, dua awak kapal lainnya, termasuk nakhoda, berhasil diselamatkan dan sempat menjalani perawatan medis di rumah sakit setempat.
Otoritas Portugal juga menyampaikan bahwa psikolog kepolisian telah dikerahkan untuk mendampingi keluarga korban. Pendampingan ini dilakukan sebagai bagian dari respons kemanusiaan terhadap tragedi tersebut.
Pasca-insiden, operasi pencarian melibatkan berbagai unsur lintas negara, termasuk pesawat patroli Portugal dan Spanyol, polisi maritim, serta tim penyelamat laut. Upaya tersebut dilakukan segera setelah laporan kapal tenggelam diterima.
AFP mencatat, cukup banyak warga Indonesia bekerja di sektor perikanan Portugal. Industri ini memiliki kebutuhan tenaga kerja tinggi dan menawarkan pendapatan yang relatif lebih besar dibandingkan di negara asal.
Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan koordinasi lanjutan terkait penanganan administrasi dan pemulangan jenazah korban ke Indonesia.










