ASIA
2 menit membaca
TNI AU dan Kamboja perkuat diplomasi pertahanan lewat sektor angkatan udara
TNI AU dan CAF menyetujui sejumlah agenda kerja sama, termasuk program pertukaran pendidikan bagi personel militer untuk memperkuat hubungan bilateral serta meningkatkan kemampuan sumber daya manusia pertahanan kedua negara.
TNI AU dan Kamboja perkuat diplomasi pertahanan lewat sektor angkatan udara
Kerja sama pendidikan militer dilakukan melalui pemberian alokasi bagi perwira CAF untuk mengikuti Kursus Sekkau dan Seskoau di Indonesia pada 2028. / TNI AU

Indonesia dan Kamboja sepakat memperluas kerja sama pertahanan melalui pengembangan sumber daya manusia di bidang militer. Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan ke-4 Air Working Group (AWG) TNI Angkatan Udara–Cambodian Air Force (CAF) 2026 yang berlangsung di Jakarta pada 28–31 Juli 2026.

Dalam forum tersebut, TNI AU dan CAF menyetujui sejumlah agenda kerja sama, termasuk program pertukaran pendidikan bagi personel militer. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral serta meningkatkan kemampuan sumber daya manusia pertahanan kedua negara.

Pertemuan tersebut dipimpin bersama oleh Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Muda TNI Suliono dan Wakil Kepala Staf Angkatan Udara Kamboja Mayor Jenderal Chhim Soch.

Salah satu kesepakatan adalah pemberian kesempatan bagi perwira Angkatan Udara Kamboja untuk mengikuti pendidikan di Sekolah Komando Kesatuan Angkatan Udara (Sekkau) dan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau) Indonesia pada 2028. Sebaliknya, personel TNI AU juga akan memperoleh kesempatan mengikuti pendidikan militer di Kamboja.

Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana mengatakan kerja sama tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor pertahanan.

"Kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pertahanan," ujar Nyoman Suadnyana, Senin (3/8), dikutip oleh Antara.

Ia menambahkan, kedua pihak juga menyepakati sejumlah program lain terkait pengembangan kapasitas dan peningkatan kompetensi personel. Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat kemampuan TNI AU dan CAF juga mempererat hubungan pertahanan Indonesia–Kamboja.

Selain aspek pendidikan militer, kerja sama ini menegaskan pendekatan diplomasi pertahanan Indonesia yang memanfaatkan pertukaran pendidikan sebagai sarana membangun kepercayaan dan memperkuat stabilitas kawasan.

Melalui peningkatan interaksi antarperwira dan pengembangan kapasitas bersama, Indonesia dan Kamboja berharap hubungan kedua angkatan udara semakin erat serta berkontribusi terhadap kerja sama keamanan di kawasan Asia Tenggara.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia dan Australia perkuat kerja sama maritim lewat Cassowary Exercise 2026

SUMBER:TRT Indonesia & Agensi