BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
Bank Dunia kucurkan penjaminan 750 juta dolar AS untuk KUR Bank Mandiri
Lembaga penjamin Bank Dunia, MIGA, memberikan jaminan keuangan senilai 750 juta dolar AS untuk memperluas akses kredit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program KUR.
Bank Dunia kucurkan penjaminan 750 juta dolar AS untuk KUR Bank Mandiri
FILE - Seorang wanita berjalan melewati gedung Bank Dunia di Washington pada 5 April 2021. Foto: AP

Bank Dunia mengumumkan pemberian jaminan keuangan senilai 750 juta dolar AS (sekitar Rp13,45 triliun) untuk mendukung program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Fasilitas jaminan ini diterbitkan oleh Multilateral Investment Guarantee Agency (MIGA), anggota grup Bank Dunia. Melalui skema ini, raksasa keuangan global HSBC akan mengucurkan pinjaman dalam dua tahap kepada Bank Mandiri dengan jangka waktu tiga tahun.

Direktur Treasury dan International Banking Bank Mandiri, Ari Rizaldi, menyambut baik dukungan internasional tersebut.

"Transaksi ini menjadi tonggak penting bagi Bank Mandiri sekaligus menegaskan kepercayaan komunitas keuangan internasional terhadap fundamental ekonomi Indonesia dan kekuatan institusi kami," ujar Ari.

Sektor UMKM memegang peranan krusial bagi perekonomian nasional dengan menyumbang sekitar 60 persen dari total Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia yang mencapai 1,45 triliun dolar AS, serta menyerap mayoritas tenaga kerja di Tanah Air.

Bank Dunia menyatakan dana dari pinjaman ini akan dialokasikan untuk membiayai serta mendanai ulang kredit bagi pelaku usaha ritel, jasa, pedagang kaki lima, petani, hingga nelayan. Berdasarkan data Kementerian Keuangan, hingga 22 Juli tahun ini, program KUR secara nasional telah menjangkau 2,65 juta debitur dengan total penyaluran mencapai Rp169 triliun.

Selain itu, program ini juga memberi perhatian khusus pada pemberdayaan perempuan. Bank Dunia mencatat sekitar 65 persen UMKM di Indonesia dimiliki atau dikelola oleh perempuan.

"Pengusaha perempuan berada di pusat peluang ini. Akses yang lebih luas ke kredit formal menjadi penggerak kuat bagi kesejahteraan yang merata," tulis pernyataan resmi Bank Dunia.

Guna mendukung komitmen tersebut, Bank Mandiri juga telah menyusun Gender Action Plan untuk memperluas porsi penyaluran kredit kepada bisnis-bisnis yang dikelola oleh perempuan.

TerkaitTRT Indonesia - Bank Indonesia dorong perbankan tingkatkan kredit dan kurangi penempatan dana di SRBI
SUMBER:TRT Indonesia & Agensi
Jelajahi
Kementerian Kehutanan bekukan izin 26 perusahaan terkait kasus karhutla
Pemerintah pertahankan penempatan dana Rp200 triliun di bank BUMN hingga Juli 2027
Indonesia perluas kemitraan energi dengan Nigeria dan Angola
Indonesia-Kanada perkuat perdagangan dan investasi lewat ICA-CEPA
Bank Indonesia: Utang luar negeri Indonesia capai $454,8 miliar pada Juli 2026
Indonesia dan India perkuat kerja sama telekomunikasi hingga teknologi 6G
Grab akuisisi saham mayoritas Atome Financial senilai Rp26,36 triliun
Indonesia bangun pusat bioetanol di Lampung, target produksi komersial 60 ribu kiloliter
Indonesia dan Bulgaria perkuat kerja sama perdagangan dan investasi
Indonesia jajaki PTA dengan Mercosur demi rintis jalan menuju CEPA
Pasar stabil meski pergantian mendadak Menkeu, Suahasil tegaskan jaga kredibilitas APBN
AS resmi tetapkan bea masuk tinggi untuk impor panel surya dari Indonesia
Indonesia dan China percepat kerja sama energi baru, ekspansi dari PLTS hingga manufaktur
Indonesia dan AS dorong kerja sama ekonomi kreatif jelang WCCE 2026
Kadin buka peluang investasi Swedia di Indonesia, soroti IEU-CEPA dan OECD
Rupiah melemah di tengah kenaikan harga minyak, ICP Indonesia jadi $89,43 per barel
PT Timah perluas ekspor ke Filipina dan Inggris, bidik Timur Tengah pada 2027
Kemendag dorong UMKM tingkatkan ekspor ke pasar global memanfaatkan teknologi AI
Penerapan B50 hemat devisa negara hingga Rp170 triliun, pangkas impor solar secara signifikan
Pemerintah ambil alih saham pengelola kereta Whoosh, utang direstrukturisasi hingga 80 tahun