Presiden Prabowo Subianto mengucapkan selamat kepada Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva atas kemenangan pemilunya pada 25 Oktober 2026. Melalui akun X pada Rabu (28/10), Prabowo berharap kemenangan tersebut memperkuat persahabatan dan kemitraan strategis kedua negara.
“Indonesia dan Brasil memiliki banyak hal yang dapat kita bangun bersama. Di tengah tantangan besar zaman ini, mari kita memperkuat kemitraan strategis dan mewujudkan persahabatan antara kedua negara,” tulis Prabowo.
Prabowo menyebut Lula sebagai sahabat dan rekan seperjuangan serta berharap ia diberi kesehatan dan kekuatan untuk memimpin Brasil. Berdasarkan data Mahkamah Pemilihan Umum Brasil (TSE), Lula meraih 51,76 persen suara sah pada putaran kedua, mengungguli Flavio Bolsonaro yang memperoleh 48,24 persen.
Kemenangan tersebut mencatat sejarah karena Lula menjadi kandidat pertama sejak sistem pemilihan dua putaran diterapkan pada 1989 yang memenangkan putaran kedua setelah menempati posisi kedua pada putaran pertama. Ia sebelumnya memimpin Brasil pada 2003–2010 dan kembali menjabat pada 2023. Masa jabatan keempatnya dijadwalkan dimulai pada 5 Januari 2027.
Hubungan Indonesia dan Brasil menguat melalui kunjungan kenegaraan pada 2025. Prabowo mengunjungi Brasília pada 9 Juli setelah menghadiri KTT BRICS di Rio de Janeiro, sedangkan Lula berkunjung ke Jakarta pada 23 Oktober.
Dalam pertemuan di Istana Merdeka, kedua pemimpin membahas kerja sama perdagangan, energi, pertanian, pertahanan, ilmu pengetahuan, teknologi, dan riset.
Kedua negara juga memiliki kesamaan pandangan mengenai Palestina dan Ukraina, termasuk dukungan terhadap gencatan senjata dan penyelesaian konflik melalui jalur politik. Lula turut menyambut partisipasi Indonesia dalam inisiatif Friends of Peace yang digagas China dan Brasil untuk mendorong dialog terkait konflik Ukraina.
Selain mendorong agenda negara-negara Selatan Global, Indonesia dan Brasil bekerja sama dalam mengatasi kemiskinan, kelaparan, dan perubahan iklim.
























