Negara Asia-Pasifik bersiap hadapi krisis energi akibat konflik Timur Tengah
Sri Lanka telah menetapkan hari Rabu sebagai hari libur bagi lembaga-lembaga pemerintahnya, sementara Indonesia sedang mengevaluasi penerapan minggu kerja empat hari dan kerja dari rumah sebagai cara untuk mengelola permintaan bahan bakar.
Lonjakan harga energi global akibat konflik Timur Tengah mendorong negara-negara Asia-Pasifik menyiapkan langkah darurat untuk menjaga stabilitas pasokan dan menekan dampak ekonomi. Dari Australia hingga India, pemerintah mulai mengeluarkan kebijakan mulai dari efisiensi energi, dukungan bagi warga, hingga antisipasi gangguan distribusi bahan bakar di tengah ketidakpastian global.
Beberapa negara di Asia telah memberlakukan minggu kerja empat hari untuk mengurangi konsumsi bahan bakar. Di antaranya adalah Filipina dan Pakistan. Sri Lanka telah menetapkan hari Rabu sebagai hari libur bagi lembaga-lembaga pemerintahnya, sementara Indonesia sedang mengevaluasi penerapan minggu kerja empat hari dan kerja dari rumah sebagai cara untuk mengelola permintaan bahan bakar.
Australia
Otoritas Australian Capital Territory (ACT) mengimbau warga beralih ke transportasi umum, sepeda, atau kendaraan listrik di tengah kenaikan harga bahan bakar. Menteri Energi Suzanne Orr menyatakan stok masih aman dan belum perlu pembatasan, sementara Menteri Transportasi Chris Steel mendorong penggunaan kendaraan listrik bagi yang mampu.
Korea Selatan
Pemerintah tengah mengkaji dukungan bagi sektor industri yang terdampak gangguan perdagangan dengan Timur Tengah. Opsi anggaran tambahan juga dipertimbangkan untuk menjaga stabilitas pasokan energi, termasuk cadangan minyak nasional.
India
Sejumlah wilayah mengalami kelangkaan LPG komersial, memaksa restoran dan pedagang mengurangi layanan atau beralih ke bahan bakar alternatif seperti kayu dan batu bara.
Jepang
Menurut Bloomberg pemerintah mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan penimbunan barang kebutuhan pokok seperti tisu toilet, menyusul lonjakan pembelian akibat kekhawatiran krisis pasokan.
Filipina
Lebih dari 400 SPBU dilaporkan tutup sementara akibat lonjakan harga. Aparat kepolisian meningkatkan pengawasan untuk mencegah penimbunan dan praktik spekulasi bahan bakar menurut ABS-CBN News.
Sri Lanka
Duta Besar Iran, Alireza Delkhosh, menyatakan kesiapan negaranya untuk memasok minyak jika diminta. Ia menegaskan Sri Lanka adalah negara sahabat dan Iran tidak ingin melihatnya mengalami krisis energi.
Dampak regional
Ketegangan meningkat sejak serangan AS-Israel terhadap Iran pada 28 Februari, yang menewaskan lebih dari 1.300 orang. Iran membalas dengan serangan ke sejumlah negara dan mengendalikan Selat Hormuz jalur vital bagi sekitar 20 persen pasokan minyak dunia yang kini berdampak besar pada negara-negara Asia pengimpor energi.
Berbagai langkah efisiensi mulai diterapkan, mulai dari pengurangan penggunaan AC di Thailand, kerja empat hari di Filipina dan Pakistan, hingga kebijakan work from home di beberapa negara. Langkah ini mencerminkan upaya menekan konsumsi energi di tengah ketidakpastian global.