DUNIA
2 menit membaca
Indonesia dan 17 negara mengecam rencana Somaliland buka kedutaan di Yerusalem
Para menteri luar negeri dalam pernyataan bersama tersebut juga menegaskan dukungan penuh terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Somalia.
Indonesia dan 17 negara mengecam rencana Somaliland buka kedutaan di Yerusalem
Foto Arsip: Seorang calon duta besar wilayah Somaliland menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Israel. /AA

Indonesia bersama 17 negara lainnya menyuarakan kecaman keras terhadap rencana wilayah Somaliland membuka kedutaan besar di Yerusalem yang diduduki, sebuah langkah yang dinilai melanggar hukum internasional dan berpotensi memperkeruh dinamika geopolitik kawasan.

Pernyataan bersama tersebut disampaikan para menteri luar negeri, termasuk dari Indonesia, Türkiye, Mesir, Arab Saudi, Qatar, Yordania, Pakistan, Somalia, Palestina, hingga Kuwait, pada Minggu (24/5). 

Dalam pernyataannya, mereka menegaskan bahwa langkah Somaliland tidak dapat diterima karena bertentangan dengan resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Ini merupakan pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional dan resolusi PBB yang relevan, serta pelanggaran langsung terhadap status hukum dan sejarah Yerusalem yang diduduki,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

Para menteri juga kembali menolak segala bentuk tindakan sepihak yang bertujuan mengubah status Yerusalem, termasuk upaya memberikan legitimasi terhadap pengaturan yang tidak sejalan dengan hukum internasional.

TerkaitTRT Indonesia - OKI dan 22 negara Muslim termasuk Indonesia kecam kunjungan Israel ke Somaliland sebagai ilegal

Mereka menegaskan bahwa Yerusalem Timur merupakan wilayah Palestina yang diduduki sejak 1967, sehingga setiap langkah yang mengubah statusnya dianggap batal demi hukum.

Kecaman ini muncul setelah Somaliland mengumumkan rencana pembukaan kedutaan di Yerusalem, sementara Israel disebut akan mendirikan perwakilan diplomatik di Hargeisa, ibu kota Somaliland. Langkah tersebut terjadi beberapa bulan setelah Israel secara resmi mengakui kemerdekaan Somaliland pada Desember 2025—menjadikannya negara pertama yang melakukan pengakuan tersebut.

Somaliland sendiri mendeklarasikan kemerdekaan dari Somalia pada 1991 dan telah menjalankan pemerintahan sendiri (otonomi), namun hingga kini belum memperoleh pengakuan luas dari komunitas internasional.

Selain menyoroti isu Yerusalem, para menteri luar negeri juga menegaskan dukungan penuh terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Somalia. Mereka menolak segala tindakan yang dapat merusak persatuan negara tersebut.

Bagi Indonesia, posisi ini sejalan dengan prinsip kebijakan luar negeri yang konsisten menolak gerakan separatis serta mendukung stabilitas kawasan, khususnya di Tanduk Afrika.

Jakarta sendiri tidak mengakui Somaliland sebagai negara merdeka dan tetap memandangnya sebagai bagian sah dari Somalia.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia tegaskan dukungan penuh untuk kedaulatan Somalia pada pertemuan OKI
SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
Indonesia-Australia dorong stabilitas kawasan dan perkuat kerja sama maritim
Kemlu: Memorandum Badr dengan Türkiye, Pakistan dan Qatar perkuat kapasitas industri pertahanan
Menlu Indonesia dan Australia sepakat perkuat stabilitas kawasan dan kemitraan bilateral
Indonesia dan AS kolaborasi amankan bangkai kapal USS Houston di Selat Sunda
Türkiye gandeng Indonesia, Qatar, dan Pakistan kembangkan produksi alutsista bersama
Kebakaran hutan meluas, Presiden Prabowo sindir negara yang suka hina Indonesia
Ancam turunkan status pasar saham RI, Presiden Prabowo sebut MSCI coba intimidasi Indonesia
Indonesia dan Portugal sepakati pengakuan sertifikat awak kapal perikanan
Uni Eropa kucurkan bantuan Rp4,02 miliar tangani dampak kekeringan di Indonesia
Indonesia desak akses pendidikan Palestina dijamin, BAZNAS salurkan beasiswa Rp22 miliar
Apa itu virus dengue?
Presiden Prabowo beri penghargaan kepada 140 personel Polri usai misi PBB di Afrika Tengah
Menlu Indonesia tegaskan komitmen perkuat PBB dan dorong reformasi multilateralisme
Indonesia dorong OKI perkuat penyelesaian konflik internal dan dukungan bagi Palestina
Indonesia dan Australia kerahkan kapal perang saat latihan bersama, perkuat kekuatan maritim
Guterres apresiasi Indonesia dalam misi perdamaian PBB, soroti peran stabilisasi di Afrika Tengah
Kemlu pastikan WNI tak terlibat unjuk rasa di Prancis, imbau waspadai situasi keamanan
Guterres temui Presiden Prabowo, apresiasi dukungan Indonesia terhadap perdamaian global
Dievakuasi dari pohon setinggi 10 meter, orang utan korban karhutla di Kotim selamat
Kebakaran hutan di Kalimantan kian parah, penyelamatan orang utan melonjak tajam