DUNIA
2 menit membaca
OKI dan 22 negara Muslim termasuk Indonesia kecam kunjungan Israel ke Somaliland sebagai ilegal
Sebuah pernyataan bersama menyatakan bahwa kunjungan tersebut melanggar hukum internasional, merusak integritas wilayah Somalia, dan berisiko memicu ketidakstabilan regional.
OKI dan 22 negara Muslim termasuk Indonesia kecam kunjungan Israel ke Somaliland sebagai ilegal
Demonstran di Mogadishu dalam protes menentang pengakuan Israel atas wilayah Somaliland yang memisahkan diri sebagai negara merdeka. / AP

Dua puluh dua negara Islam dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) pada hari Kamis mengecam keras apa yang mereka sebut sebagai kunjungan ilegal Menteri Luar Negeri Israel ke wilayah pemisah Somalia, Republik Somaliland yang memproklamasikan diri, dengan menyatakan kunjungan itu melanggar kedaulatan Somalia dan hukum internasional.

Dalam sebuah pernyataan bersama, OKI dan kementerian luar negeri negara-negara penandatangan menyatakan bahwa mereka "mengungkapkan kecaman keras mereka atas kunjungan ilegal baru-baru ini oleh pejabat Israel ke Wilayah 'Somaliland' dari Republik Federal Somalia pada 6 Januari 2026."

Kunjungan Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar "merupakan pelanggaran nyata terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Republik Federal Somalia, serta merusak norma internasional yang telah mapan dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa," demikian bunyi pernyataan itu.

TerkaitTRT Indonesia - Mengapa 'pengakuan' Israel atas Somaliland memicu kekhawatiran pemukiman kembali Palestina

Menegaskan kembali "dukungan teguh mereka terhadap kedaulatan, kesatuan, dan integritas wilayah" Somalia, para penandatangan memperingatkan bahwa "mendorong agenda pemisahan tidak dapat diterima dan berisiko memperburuk ketegangan di kawasan yang sudah rentan."

Pernyataan itu menambahkan bahwa penghormatan terhadap hukum internasional, non-intervensi dalam urusan dalam negeri negara berdaulat, dan kepatuhan terhadap norma diplomatik adalah hal yang penting bagi stabilitas regional dan internasional.

Pernyataan tersebut juga memuji Mogadishu atas "komitmennya terhadap keterlibatan internasional yang damai, diplomasi yang konstruktif, dan kepatuhan terhadap hukum internasional," serta menyatakan bahwa para penandatangan akan terus mendukung langkah-langkah diplomatik dan hukum Somalia untuk "melindungi kedaulatan, integritas wilayah, dan stabilitasnya sesuai dengan hukum internasional."

Israel mengumumkan pada 26 Desember bahwa negara itu secara resmi mengakui Somaliland sebagai negara merdeka dan berdaulat, menjadi satu-satunya negara yang melakukannya. Langkah tersebut menuai kecaman tajam dari beberapa negara, yang banyak di antaranya menyebutnya ilegal dan sebagai ancaman bagi perdamaian dan keamanan internasional.

TerkaitTRT Indonesia - Menlu Israel tiba di Somaliland usai pengakuan yang kontroversial dan kecaman global

Menuntut Israel agar membatalkan posisinya, pernyataan OKI mengatakan Tel Aviv harus "sepenuhnya menghormati kedaulatan, kesatuan nasional, dan integritas wilayah Somalia serta memenuhi kewajibannya sesuai dengan hukum internasional," dan mendesak pencabutan segera pengakuan Israel atas Somaliland.

Somaliland, yang tidak memiliki pengakuan resmi sejak memproklamasikan kemerdekaannya dari Somalia pada 1991, beroperasi sebagai entitas administratif, politik, dan keamanan yang secara de facto merdeka, namun kepemimpinan wilayah tersebut belum berhasil memperoleh pengakuan internasional atas kemerdekaannya.

Pernyataan bersama itu ditandatangani oleh kementerian luar negeri Aljazair, Bangladesh, Komoro, Djibouti, Mesir, Gambia, Indonesia, Iran, Yordania, Kuwait, Libya, Maladewa, Nigeria, Oman, Pakistan, Palestina, Qatar, Arab Saudi, Somalia, Sudan, Turki, dan Yaman, serta OKI.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia menolak pengakuan entitas 'tidak sah', tegaskan dukungan pada keutuhan Somalia
SUMBER:AA
Jelajahi
Presiden China Xi dukung pengiriman 'normal' di Selat Hormuz dalam pembicaraan dengan putra mahkota Arab Saudi
Tentara Israel peringatkan warga Lebanon Selatan hindari area perbatasan meskipun gencatan senjata
Trump sebut delegasi AS akan ke Pakistan, ancam Iran atas pelanggaran gencatan
Bagaimana kekuatan lobi pro-Israel terus mengendalikan Demokrat di AS
China mendesak AS untuk hentikan serangan terhadap fasilitas nuklir damai
Kapal perang AS lintasi Selat Malaka, TNI AL tegaskan kepatuhan hukum internasional
Pakistan menandakan Iran akan hadiri perundingan kedua meskipun ketegangan dengan AS meningkat
Iran menyerang kapal-kapal AS sebagai balasan atas penyitaan kapal kargo: Laporan
KJRI Karachi fasilitasi pemulangan 3 ABK WNI korban insiden kapal di Laut Arab
Kemarahan pecah usai tentara Israel terekam menghancurkan patung Yesus di selatan Lebanon
Di Forum IPU Istanbul, Indonesia kutuk keras serangan Israel ke Gaza dan Lebanon
Indonesia kecam serangan terhadap pasukan UNIFIL Prancis di Lebanon
Eskalasi konflik di Lebanon, DPR desak pemerintah pastikan keselamatan ratusan WNI
Indonesia serukan perdamaian permanen di tengah gencatan senjata Lebanon-Israel
Presiden Erdogan sebut tatanan global di ‘ambang bahaya’, serukan diplomasi dan stabilitas
Menlu Türkiye, Mesir, Pakistan, dan Arab Saudi gelar pertemuan di Forum Diplomasi Antalya 2026
Indonesia dukung upaya diplomasi AS-Iran untuk capai kesepakatan
Pertamina masih upayakan pembebasan dua tanker di Teluk Persia di tengah ketegangan AS-Iran
Pengadilan Australia bebaskan bersyarat tentara yang digugat atas kejahatan perang di Afghanistan
Menlu Türkiye Fidan bertemu PM Pakistan Sharif di tengah upaya gencatan AS-Iran jelang ADF 2026