DUNIA
2 menit membaca
Menlu Israel tiba di Somaliland usai pengakuan yang kontroversial dan kecaman global
Kritikus juga mengatakan pengakuan terhadap Somaliland, yang secara internasional dianggap sebagai bagian dari Somalia, melanggar Piagam PBB.
Menlu Israel tiba di Somaliland usai pengakuan yang kontroversial dan kecaman global
Saar diperkirakan akan bertemu dengan Presiden Somaliland (deklarasi diri snediri), Abdirahman Mohamed Abdullah. / Reuters
6 Januari 2026

Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar tiba di wilayah pemisah Somaliland di Somalia, hampir dua minggu setelah Tel Aviv mengakui wilayah itu di tengah kecaman internasional, lapor media Israel.

Saar diperkirakan akan bertemu dengan Presiden Somaliland yang menyatakan diri, Abdirahman Mohamed Abdullahi, selama kunjungan tersebut, kata seorang sumber diplomatik Somaliland kepada saluran Israel i24NEWS.

Kedua pejabat dijadwalkan mengadakan konferensi pers bersama nanti pada hari itu, kata sumber tersebut pada Rabu.

Sumber diplomatik mengatakan kunjungan itu bertujuan untuk memajukan kerja sama politik dan strategis yang berarti antara Israel dan Somaliland.

Kementerian Luar Negeri Israel belum mengeluarkan komentar apa pun mengenai kunjungan tersebut.

Jejak militer Israel di Tanduk Afrika

Keputusan Israel untuk mengakui Somaliland memicu kecaman tajam di Perserikatan Bangsa-Bangsa, di mana Pakistan, anggota Liga Arab, dan beberapa anggota Dewan Keamanan memperingatkan langkah itu bisa terkait dengan usulan pemindahan paksa warga Palestina dari Gaza atau untuk memperluas jejak militer Israel di Tanduk Afrika.

Para pengkritik juga mengatakan pengakuan terhadap Somaliland, yang secara internasional dianggap sebagai bagian dari Somalia, melanggar Piagam PBB.

Israel menjadi negara pertama di dunia yang mengakui Somaliland sebagai negara berdaulat, yang mengundang kecaman dari Türkiye serta negara-negara di Afrika dan Timur Tengah, antara lain.

Somaliland, yang sejak menyatakan kemerdekaannya dari Somalia pada 1991 belum memperoleh pengakuan resmi, beroperasi sebagai entitas administratif, politik, dan keamanan yang de facto independen.

Pemerintah Somalia menolak mengakui Somaliland sebagai negara merdeka, menganggapnya sebagai bagian integral dari wilayahnya, dan memandang setiap perjanjian langsung atau keterlibatan dengan Somaliland sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan dan keutuhan negara.

TerkaitTRT Indonesia - Apa hubungan antara pengakuan Israel terhadap Somaliland dan proposal Zionis pada 1930-an?
SUMBER:TRT World & Agencies