Serangan Israel menewaskan delapan warga Palestina dan melukai 34 orang lainnya di Gaza dalam 24 jam terakhir, kata Kementerian Kesehatan pada hari Selasa, sehingga jumlah korban tewas sejak Oktober 2023 menjadi 72.988.
Kementerian itu melaporkan angka-angka tersebut dalam pembaruan statistik hariannya.
Kementerian tidak memberikan rincian tentang keadaan korban, karena tentara Israel terus melanggar perjanjian gencatan senjata yang berlaku sejak 10 Oktober 2025, melalui pengeboman dan tembakan.
Menurut kementerian, sedikitnya 978 orang telah tewas dan 3.097 orang lainnya terluka dalam serangan Israel sejak gencatan senjata.
Perjanjian itu dicapai setelah dua tahun perang genosida yang dilancarkan Israel pada Oktober 2023. Selain korban jiwa, perang itu menyebabkan kehancuran luas yang memengaruhi 90 persen infrastruktur sipil, dengan PBB memperkirakan biaya rekonstruksi sekitar US$70 miliar.


















