Indonesia dan Türkiye evaluasi kerja sama pertahanan dan ekonomi di Ankara

Pertemuan ini akan membahas penguatan kerja sama strategis Indonesia dan Türkiye, dengan fokus utama pada industri pertahanan serta peningkatan hubungan ekonomi dan perdagangan.

By
Türkiye dan Indonesia memperdalam kemitraan strategis mereka. [Foto arsip] / AA

Para menteri luar negeri dan pertahanan Indonesia dan Türkiye dijadwalkan menggelar pertemuan bersama di Ankara, Türkiye, pada Jumat. Pertemuan ini menjadi forum evaluasi menyeluruh atas hubungan bilateral kedua negara di berbagai sektor strategis.

Dari pihak Türkiye, pertemuan akan dihadiri Menteri Luar Negeri Hakan Fidan dan Menteri Pertahanan Nasional Yasar Guler. Sementara Indonesia diwakili Menteri Luar Negeri Sugiono dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Sumber diplomatik Türkiye menyebutkan, pertemuan ini bertujuan meninjau secara komprehensif dimensi strategis hubungan Indonesia–Türkiye, mencakup bidang politik, pertahanan dan keamanan, industri pertahanan, ekonomi, serta perdagangan.

Kerja sama industri pertahanan akan menjadi salah satu topik utama, terutama untuk mengevaluasi perkembangan terbaru yang telah dicapai kedua negara dalam beberapa tahun terakhir.

Selain itu, para menteri juga akan membahas langkah-langkah konkret untuk memperdalam kolaborasi, termasuk dalam produksi bersama alutsista, alih teknologi, pelatihan, dan penguatan kapasitas.

Target perdagangan dan tindak lanjut

Di akhir pertemuan, kedua negara dijadwalkan mengadopsi komunike bersama sebagai bentuk kesepakatan dan arah kerja sama ke depan.

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari keputusan yang diambil dalam Sidang Dewan Kerja Sama Strategis Tingkat Tinggi yang dipimpin Presiden Türkiye Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto di Indonesia pada 2025.

Indonesia dan Türkiye menargetkan nilai perdagangan bilateral mencapai US$10 miliar. Pada 2024, volume perdagangan kedua negara tercatat sebesar US$2,8 miliar. Selain perdagangan, Ankara dan Jakarta juga terus memperkuat kemitraan pertahanan melalui berbagai proyek bersama dan peningkatan kapabilitas militer.