BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
Fitch: Indonesia tetap aman dari penurunan peringkat meski defisit jebol akibat perang Iran
Lembaga pemeringkat kredit internasional Fitch Ratings menyatakan bahwa Indonesia memiliki ruang fiskal untuk melewati batas legal defisit anggaran demi meredam dampak perang di Timur Tengah.
Fitch: Indonesia tetap aman dari penurunan peringkat meski defisit jebol akibat perang Iran
Pemandangan dari drone menunjukkan lalu lintas selama jam sibuk sore hari di kawasan bisnis Jakarta, 3 Februari 2026. / Reuters

Dampak eskalasi konflik antara Iran dan Israel mulai membayangi stabilitas ekonomi Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Fitch Ratings memberikan sinyal bahwa Indonesia tidak akan menghadapi penurunan peringkat kredit (downgrade) secara instan meski defisit anggarannya melampaui batas legal 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB), selama hal tersebut merupakan respons darurat terhadap guncangan ekonomi akibat perang.

Bulan lalu, Fitch telah memangkas prospek peringkat kredit Indonesia dari stabil menjadi negatif. Langkah ini diambil di tengah meningkatnya ketidakpastian dan melemahnya kredibilitas pengambilan kebijakan sepanjang tahun 2026. Namun, penilaian tersebut belum mencakup variabel terbaru: ketegangan di Timur Tengah yang melambungkan biaya subsidi energi akibat komitmen pemerintah untuk tidak menaikkan harga BBM.

Syarat konsolidasi fiskal

Direktur Peringkat Berdaulat Fitch Ratings, George Xu, menekankan bahwa kunci utama kepercayaan pasar terletak pada komunikasi dan transparansi pemerintah dalam mengelola anggaran negara.

"Jika mereka berkomunikasi dengan pasar secara sangat jelas mengenai jalur konsolidasi fiskal yang berkomitmen di masa depan, saya rasa itu tidak akan memicu penurunan peringkat dalam waktu dekat," ujar Xu kepada Reuters di sela-sela konferensi tahunan Fitch di Jakarta, Kamis (23/4).

Saat ini, skenario dasar defisit fiskal Indonesia untuk tahun 2026 berada di angka 2,9 persen, meningkat dari perkiraan awal sebesar 2,7 persen. Namun, diskusi di kalangan pengambil kebijakan mulai mengantisipasi kemungkinan defisit yang lebih lebar hingga mencapai 4 persen dari PDB guna mengantisipasi pembengkakan biaya subsidi dan pelemahan nilai tukar rupiah.

Risiko jangka panjang dan target pertumbuhan

Meski memberikan kompensasi untuk jangka pendek, Fitch memberikan peringatan keras terhadap tren defisit tinggi yang berkepanjangan. Jika pemerintah memanfaatkan situasi perang sebagai alasan untuk melonggarkan disiplin fiskal dalam waktu lama, Fitch tidak akan ragu untuk mengambil tindakan negatif.

"Jika pemerintah menggunakan (perang) sebagai peluang untuk mengejar defisit yang jauh lebih tinggi dalam jangka panjang, kami akan menilai kembali lintasan rasio utang... dan hal itu akan menyebabkan tindakan penurunan peringkat," tegas Xu.

Kekhawatiran Fitch juga berakar pada ambisi pertumbuhan ekonomi 8 persen yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Dengan minimnya reformasi struktural saat ini, muncul kekhawatiran bahwa pemerintah mungkin akan melonggarkan kebijakan moneter dan fiskal secara berlebihan—termasuk potensi perubahan undang-undang untuk memperluas mandat bank sentral—demi mengejar target pertumbuhan tersebut.

Bagi investor di Indonesia, menjaga ambang batas defisit 3 persen telah lama dianggap sebagai "jangkar" kredibilitas fiskal sejak krisis keuangan Asia. Pelonggaran apa pun terhadap aturan ini, meski bersifat darurat, tetap akan dipantau ketat oleh pasar global sebagai indikasi kedisiplinan ekonomi Jakarta di masa depan.

TerkaitTRT Indonesia - Fitch pangkas prospek peringkat kredit Indonesia jadi negatif, soroti ketidakpastian kebijakan
SUMBER:TRT Indonesia & Agensi
Jelajahi
AS tetapkan tarif 10 persen untuk Indonesia dalam Skema Section 301
China mulai diversifikasi investasi nikel di luar Indonesia di tengah tekanan kebijakan
BI siapkan regulasi usai mandat diperluas, fokus ke pertumbuhan dan lapangan kerja
Indonesia nilai tarif tambahan AS bisa dorong daya saing ekspor produk RI
DSI resmi jadi eksportir tunggal komoditas strategis, Indonesia target dongkrak penerimaan negara
Anthropic usulkan jeda pengembangan AI global, peringatkan peran manusia kian menyempit
Kementerian Transmigrasi dan China kembangkan ekosistem pertanian di Papua Selatan
Rupiah jatuh ke level terendah sepanjang sejarah terhadap dolar AS
IHSG tertekan hingga 4 persen di tengah aksi jual asing dan sentimen domestik
Rupiah tembus Rp18.000 per dolar AS, IHSG anjlok ke level terendah sejak 2020
Türkiye dan Indonesia percepat realisasi target perdagangan 10 miliar Dolar, kata Fidan
Pelaku usaha desak kejelasan teknis terkait kebijakan baru ekspor SDA
IHSG berpotensi volatil di tengah tekanan harga minyak dan suku bunga tinggi
Indonesia terdampak rencana tarif baru AS atas produk terkait tenaga kerja paksa
SpaceX bidik valuasi US$1,75 triliun dalam IPO, salah satu yang terbesar dalam sejarah
Perusahaan Singapura DBS akan buka 18 wealth centre baru di Asia termasuk Indonesia
Indonesia catat surplus neraca perdagangan 72 bulan berturut-turut
Rupiah melemah, kurs jual dolar AS di bank tembus hingga Rp18.010
Negara bagian Florida gugat OpenAI atas dugaan dampak buruk ChatGPT
Indonesia tawarkan insentif pajak nol persen bagi eksportir patuh aturan DHE SDA