BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
Fitch pangkas prospek peringkat kredit Indonesia jadi negatif, soroti ketidakpastian kebijakan
Langkah pemangkasan ini menambah kekhawatiran investor untuk melakukan investasi di Indonesia, lembaga ini menyoroti ketidakpastian kebijakan serta sentralisasi kewenangan dalam mekanisme ekonomi.
Fitch pangkas prospek peringkat kredit Indonesia jadi negatif, soroti ketidakpastian kebijakan
Logo Fitch Ratings terlihat di kantor mereka di distrik keuangan Canary Wharf di London, Inggris. /Foto: Arsip Reuters
5 Maret 2026

Lembaga pemeringkat Fitch Ratings memangkas prospek peringkat kredit Indonesia menjadi negative dari stable pada Rabu (4/03), dengan alasan meningkatnya ketidakpastian kebijakan dan menurunnya kredibilitas perumusan kebijakan. 

Langkah ini menambah kekhawatiran investor terhadap ekonomi Indonesia.

Fitch menjadi lembaga kedua yang menurunkan prospek tahun ini setelah Moody's melakukan langkah serupa bulan lalu karena berkurangnya prediktabilitas kebijakan. Keduanya masih mempertahankan Indonesia di peringkat investment grade kedua terendah. 

Prospek negatif berarti penurunan peringkat berikutnya berpotensi terjadi.

Penurunan prospek sebelumnya oleh Moody’s sempat mengguncang pasar keuangan Indonesia dan terjadi setelah MSCI menyoroti masalah transparansi di bursa saham, yang memicu arus keluar dana besar-besaran.

TerkaitTRT Indonesia - IHSG dan rupiah melemah setelah Moody’s ubah outlook kredit RI jadi negatif

ketidakpastian kebijakan serta erosi konsistensi dan kredibilitas bauran kebijakan di tengah sentralisasi kewenangan pengambilan keputusan.” Kondisi ini dinilai dapat melemahkan prospek fiskal jangka menengah, menekan sentimen investor, dan membebani penyangga eksternal.

Menanggapi hal tersebut, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan pemerintah tetap berkomitmen menjaga stabilitas makroekonomi dan disiplin fiskal sesuai mandat undang-undang, serta akan menjalankan percepatan belanja dan stimulus secara terukur. 

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menegaskan bahwa penurunan prospek tidak mencerminkan melemahnya fundamental ekonomi, seraya menyebut prospek domestik tetap kuat dan tangguh.

Kekhawatiran investor

Fitch juga menilai dorongan pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan ke sekitar 8 persen dari sekitar 5 persen saat ini berpotensi melonggarkan bauran kebijakan fiskal dan moneter secara signifikan. 

Lembaga itu menyoroti rencana parlemen meninjau ulang undang-undang keuangan negara yang membatasi defisit anggaran di bawah 3 persen dari PDB dan rasio utang maksimal 60 persen dari PDB. 

Kekhawatiran investor meningkat seiring agenda belanja besar Presiden Prabowo Subianto, termasuk program makan gratis (MBG) di sekolah senilai sekitar US$20 miliar, di tengah penerimaan negara yang lemah.

TerkaitTRT Indonesia - FTSE Russell tunda review pasar saham Indonesia, tekanan pasar meningkat

Fitch memperkirakan defisit anggaran tahun ini mencapai 2,9 persen dari PDB—lebih lebar dari target pemerintah 2,7 persen—serta memproyeksikan penurunan suku bunga lanjutan sebesar 50 basis poin.

Fitch turut menandai risiko kewajiban kontinjensi dari investasi dana kekayaan negara baru, Danantara, serta potensi risiko terhadap Bank Indonesia akibat perluasan mandatnya. Pemerintah menyatakan Danantara akan dikelola secara kredibel sebagai mesin pertumbuhan investasi.

Sementara itu, S&P menjadi satu-satunya lembaga besar yang belum meninjau peringkat Indonesia tahun ini dan saat ini memberi peringkat BBB dengan prospek stabil. 

Menurut Fitch, faktor pemicu penurunan peringkat ke depan antara lain meningkatnya kerentanan ekonomi, pelemahan kerangka kebijakan lebih lanjut, lonjakan utang publik, atau penurunan tajam cadangan devisa.

TerkaitTRT Indonesia - Pasar saham Indonesia tertekan, IHSG anjlok hampir 6 persen di tengah isu MSCI
SUMBER:Reuters
Jelajahi
FTSE Russell pertahankan status pasar saham Indonesia
Ekonomi Indonesia Q1 2026 diproyeksi tetap kuat, Pemerintah fokus konsumsi dan kinerja fiskal
Harga minyak anjlok, saham global menguat saat AS dan Iran sepakat gencatan senjata
Pemerintah rampungkan rencana restrukturisasi utang Kereta Cepat Whoosh
Rupiah menguat usai ketegangan AS-Iran mereda, intervensi Bank Indonesia berlanjut
Astronaut Artemis II bagikan momen lintas Bulan saat kembali ke Bumi
Harga minyak naik, pemerintah percepat biodiesel B50 untuk tekan impor energi
Ketegangan Timur Tengah tekan industri petrokimia, pelaku usaha cari alternatif
Rupiah melemah, Bank Indonesia perkuat intervensi untuk jaga stabilitas
IHSG gagal pertahankan rebound awal, bergerak volatil dipengaruhi konflik Iran dan tekanan subsidi
Indonesia andalkan bantalan fiskal hadapi lonjakan harga energi global
Astronaut Artemis cetak rekor perjalanan manusia terjauh di luar angkasa
Indonesia dan Malaysia dorong penggunaan mata uang lokal dalam transaksi bilateral
Indonesia alihkan sumber impor LPG dari Timur Tengah ke AS dan Australia
Pendapatan Indonesia pada Q1 2026 tumbuh dua digit, ditopang pajak dan aktivitas ekonomi
Para astronot Artemis bersiap untuk terbang melewati Bulan dalam misi bersejarah
Rupiah kembali melemah, tertekan geopolitik Timur Tengah dan penguatan Dolar
Kemenhan resmi beli pesawat tempur KAAN dari Türkiye dengan skema pinjaman luar negeri
Indonesia-Malaysia perkuat kerja sama semikonduktor dan perdagangan perbatasan
Krisis Timur Tengah dorong permintaan pupuk Indonesia di pasar global