BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
FTSE Russell tunda review pasar saham Indonesia, tekanan pasar meningkat
FTSE Russell mengatakan akan menunda tinjauan indeks yang semula dijadwalkan Maret dan memberikan pembaruan sebelum tinjauan global pada Mei.
FTSE Russell tunda review pasar saham Indonesia, tekanan pasar meningkat
Papan elektronik menampilkan indeks pasar saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Indonesia, 2 Februari 2026. / Reuters

Penyedia indeks global FTSE Russell menunda peninjauan status pasar saham Indonesia, mengikuti langkah MSCI, di tengah kekhawatiran soal transparansi kepemilikan saham dan kelancaran perdagangan. 

Keputusan ini menambah tekanan terhadap kepercayaan investor pada ekonomi Indonesia.

FTSE Russell dan MSCI menjadi acuan utama bagi triliunan dolar dana pasif global, sehingga kebijakan mereka dapat memicu arus modal besar. 

Sejak MSCI bulan lalu memperingatkan bahwa Indonesia berisiko diturunkan dari status pasar berkembang menjadi pasar frontier, sekitar US$120 miliar nilai pasar hilang dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Tekanan juga datang dari lembaga pemeringkat. Pekan lalu, Moody’s memangkas prospek peringkat kredit Indonesia. 

TerkaitTRT Indonesia - IHSG dan rupiah melemah setelah Moody’s ubah outlook kredit RI jadi negatif

Secara keseluruhan, perkembangan ini mencerminkan kekhawatiran bahwa pengelolaan ekonomi di bawah Presiden Prabowo Subianto belum sepenuhnya mendorong masuknya investasi asing.

Dalam pernyataan di situsnya, FTSE Russell mengatakan akan menunda tinjauan indeks yang semula dijadwalkan Maret dan memberikan pembaruan sebelum tinjauan global pada Mei, dengan pengumuman klasifikasi negara pada 7 April. 

Status Indonesia sebagai pasar berkembang sekunder tidak berubah, namun FTSE menyoroti kesulitan menilai tingkat saham free-float, sejalan dengan kekhawatiran MSCI.

Mulai berlaku segera, FTSE membekukan penambahan saham Indonesia yang baru tercatat serta seluruh pembaruan rutin dalam produknya. MSCI juga telah menghentikan pembaruan untuk sekuritas Indonesia.

Di pasar, saham dan rupiah menguat tipis pada awal perdagangan, karena langkah FTSE dinilai sudah diantisipasi. 

Pemerintah Indonesia berjanji menggandakan persyaratan free-float dan memperketat aturan keterbukaan pemegang saham besar agar kepemilikan dan transaksi lebih mudah dipantau.

TerkaitTRT Indonesia - Pasar saham Indonesia tertekan, IHSG anjlok hampir 6 persen di tengah isu MSCI

Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan telah bertemu dengan FTSE dan mendapat dukungan terhadap rencana reformasi tersebut.

Otoritas pasar juga akan memberi penjelasan kepada MSCI pekan ini mengenai kemajuan perbaikan.

Gejolak pasar sebelumnya memicu pengunduran diri lima pejabat senior di bursa dan regulator Indonesia.

Kekhawatiran investor semakin kuat setelah keponakan Presiden Prabowo ditunjuk di bank sentral bulan lalu, pada saat sentimen global terhadap pasar berkembang justru sedang membaik.

SUMBER:Reuters
Jelajahi
Kementerian Kehutanan bekukan izin 26 perusahaan terkait kasus karhutla
Pemerintah pertahankan penempatan dana Rp200 triliun di bank BUMN hingga Juli 2027
Indonesia perluas kemitraan energi dengan Nigeria dan Angola
Indonesia-Kanada perkuat perdagangan dan investasi lewat ICA-CEPA
Bank Indonesia: Utang luar negeri Indonesia capai $454,8 miliar pada Juli 2026
Indonesia dan India perkuat kerja sama telekomunikasi hingga teknologi 6G
Grab akuisisi saham mayoritas Atome Financial senilai Rp26,36 triliun
Indonesia bangun pusat bioetanol di Lampung, target produksi komersial 60 ribu kiloliter
Indonesia dan Bulgaria perkuat kerja sama perdagangan dan investasi
Indonesia jajaki PTA dengan Mercosur demi rintis jalan menuju CEPA
Pasar stabil meski pergantian mendadak Menkeu, Suahasil tegaskan jaga kredibilitas APBN
AS resmi tetapkan bea masuk tinggi untuk impor panel surya dari Indonesia
Indonesia dan China percepat kerja sama energi baru, ekspansi dari PLTS hingga manufaktur
Indonesia dan AS dorong kerja sama ekonomi kreatif jelang WCCE 2026
Kadin buka peluang investasi Swedia di Indonesia, soroti IEU-CEPA dan OECD
Rupiah melemah di tengah kenaikan harga minyak, ICP Indonesia jadi $89,43 per barel
PT Timah perluas ekspor ke Filipina dan Inggris, bidik Timur Tengah pada 2027
Kemendag dorong UMKM tingkatkan ekspor ke pasar global memanfaatkan teknologi AI
Penerapan B50 hemat devisa negara hingga Rp170 triliun, pangkas impor solar secara signifikan
Pemerintah ambil alih saham pengelola kereta Whoosh, utang direstrukturisasi hingga 80 tahun