Aktivitas vulkanik Gunung Dukono di Maluku Utara mengalami peningkatan dalam beberapa hari terakhir, mendorong otoritas setempat mengeluarkan imbauan keselamatan bagi masyarakat di sekitar kawasan gunung.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Dukono, Bambang Sugiono, meminta warga serta pengunjung untuk tidak mendekati kawah Malupang Warirang dalam radius 4 kilometer.
“Warga di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung atau wisatawan agar tidak melakukan aktivitas atau mendaki hingga mendekati kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 kilometer,” ujarnya sebagaimana dikutip oleh Antara.
Gunung dengan ketinggian sekitar 1.087 meter di atas permukaan laut tersebut dilaporkan masih mengalami erupsi. Pada Senin sore sekitar pukul 15.33 waktu setempat, kolom abu terpantau mencapai sekitar 1.200 meter di atas puncak.
Data pemantauan menunjukkan erupsi terekam pada seismograf dengan amplitudo 19 mm dan durasi hampir 35 detik. Aktivitas ini terjadi secara berkala dengan sebaran abu yang berubah-ubah mengikuti arah angin.
Saat ini, status Gunung Dukono berada pada Level II atau Waspada, yang menandakan adanya peningkatan aktivitas namun masih dalam kategori moderat.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) juga mengingatkan adanya potensi lontaran material pijar yang dapat terjadi tanpa pola yang pasti. PVMBG turut mengimbau warga untuk menggunakan masker serta pelindung mata guna menghindari dampak abu vulkanik terhadap kesehatan, terutama sistem pernapasan.
Masyarakat diminta untuk terus memantau perkembangan aktivitas gunung melalui sumber resmi guna menghindari informasi yang tidak akurat. Dalam beberapa hari terakhir, aktivitas seismik Gunung Dukono juga menunjukkan frekuensi yang tinggi, termasuk puluhan kejadian gempa erupsi dengan variasi amplitudo dan durasi.
















