DUNIA
2 menit membaca
Prabowo dorong reformasi BUMN dan penguatan riset untuk kemandirian industri
Penguatan sektor riset membutuhkan dukungan yang lebih besar dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk BUMN, agar inovasi dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan industri nasional.
Prabowo dorong reformasi BUMN dan penguatan riset untuk kemandirian industri
Prabowo menjelaskan jumlah BUMN yang saat ini mencapai lebih dari seribu entitas akan terus dikurangi secara bertahap. / BPMI Setpres RI

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk mempercepat reformasi badan usaha milik negara (BUMN) serta memperkuat ekosistem riset dan inovasi nasional sebagai bagian dari strategi menuju kemandirian industri Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menutup Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), pada Minggu (28/6).

Dalam forum tersebut, Presiden menyambut usulan agar perusahaan-perusahaan pelat merah mengalokasikan sebagian keuntungan mereka untuk mendukung kegiatan penelitian dan pengembangan teknologi.

“Tadi juga ada usul, biaya riset diusulkan agar tiap BUMN mengalokasikan sebagian laba mereka untuk riset. Dan untuk riset, inovasi, ini bagus, usul,” kata Prabowo.

Menurut Presiden, penguatan sektor riset membutuhkan dukungan yang lebih besar dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk BUMN, agar inovasi dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan industri nasional.

TerkaitTRT Indonesia - Presiden Prabowo targetkan penutupan ratusan BUMN, dorong efisiensi aset negara

Prabowo menjelaskan jumlah BUMN yang saat ini mencapai lebih dari seribu entitas akan terus dikurangi secara bertahap. Hingga kini, pemerintah telah menutup lebih dari 200 perusahaan negara sebagai bagian dari proses penataan tersebut.

“Bayangkan, lebih dari 750 kita tutup, 750 dirut, 750 direksi kali 4 atau kali 5, 750 komisaris kali 10. Overhead-nya kayak apa? Gajinya kayak apa? Ini uang rakyat semua, perusahaan tidak untung hanya bayar overhead,” tegasnya.

Prabowo menargetkan proses konsolidasi tersebut dapat diselesaikan dalam waktu dekat sehingga dalam dua tahun mendatang BUMN dapat beroperasi dengan tata kelola yang lebih baik, transparan, dan berorientasi pada kepentingan publik.

“Kita mau sekarang rasional, efisien. Dan ini kita buktikan, dan ini kita lakukan, saya minta dalam tahun ini harus selesai. Jadi dalam 2 tahun kita akan bikin BUMN-BUMN lebih efisien, lebih transparan, lebih bekerja untuk rakyat,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga menyampaikan dukungannya terhadap perluasan kemitraan antara perguruan tinggi dengan berbagai lembaga di dalam maupun luar negeri untuk mempercepat pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan industri nasional.

SUMBER:TRT Indonesia