ASIA
2 menit membaca
56 WNI korban penipuan online di Myanmar mulai dipulangkan ke Indonesia
Sebanyak 56 WNI yang terjaring operasi penipuan dan judi online di Myawaddy, Myanmar, mulai dipulangkan melalui Thailand. Pemulangan ini menjadi tahap awal dari ratusan WNI lain yang masih menunggu kepulangan.
56 WNI korban penipuan online di Myanmar mulai dipulangkan ke Indonesia
KBRI Yangon Pulangkan 56 WNI dari Myanmar. Foto: KBRI Yangon / TRT Indonesia

KBRI Yangon menyampaikan bahwa 56 warga negara Indonesia yang diamankan dari sentra penipuan online KK Park dan Shwe Kokko telah dipindahkan pada Senin (8/12) ke Mae Sot, Thailand, sebagai langkah awal proses pemulangan.

“Mereka dipindahkan menuju Mae Sot sebagai tahap awal pemulangan ke Indonesia,” ujar KBRI Yangon dalam keterangan tertulis.

Setibanya di Mae Sot, seluruh WNI dijadwalkan terbang ke Indonesia pada 9 Desember melalui Bangkok menggunakan penerbangan komersial.

Bagian dari 300 WNI yang terjaring operasi

Pemindahan ini merupakan bagian dari proses pemulangan sekitar 300 WNI yang berada dalam pengawasan otoritas Myanmar sejak operasi pemberantasan penipuan dan judi online digelar pada Oktober.

Sebelum dipulangkan, para WNI menjalani serangkaian pendataan, verifikasi identitas, perekaman biometrik, serta pemeriksaan kesehatan.

Menurut KBRI Yangon, pemindahan lintas perbatasan ini merupakan hasil negosiasi panjang dengan otoritas Myanmar dan dukungan teknis dari KBRI Bangkok.

Pemerintah Myanmar memberikan pengawalan ketat mengingat situasi keamanan di Myawaddy yang tidak stabil. KBRI Yangon juga terus memantau pergerakan konvoi serta berkoordinasi erat dengan KBRI Bangkok untuk memastikan proses berjalan aman dan lancar.

KBRI menegaskan bahwa keselamatan WNI menjadi prioritas utama, dan upaya pemulangan ratusan WNI lainnya akan terus dilakukan.

Peringatan bagi Masyarakat Indonesia

KBRI mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap tawaran kerja di luar negeri yang tidak melalui prosedur resmi. Tawaran seperti itu kerap menjebak warga menjadi korban eksploitasi dan sindikat penipuan online.

Kementerian Luar Negeri mencatat lebih dari 10.000 kasus penipuan online yang melibatkan WNI sejak 2020.

Direktur Pelindungan WNI Kemlu, Judha Nugraha, menyebut bahwa tidak semua kasus terkait TPPO. “Ada juga yang secara sukarela bekerja pada sindikat penipuan online,” ujarnya.

TerkaitTRT Indonesia - Militer Myanmar tutup 150 pusat penipuan online usai penggerebekan besar-besaran
SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
Indonesia kaji ulang bebas visa ASEAN usai penggerebekan markas judi online di Jakarta
7 WNI tewas dalam kecelakaan kapal di perairan Malaysia, 7 masih hilang
Prabowo saksikan penyelamatan kekayaan negara Rp10,27 triliun dan 2,37 juta hektare kawasan hutan
Eks Mendikbud Nadiem dituntut 18 tahun penjara atas kasus pengadaan Chromebook
Satgas Kehutanan tangkap 7 WNA China terkait penambangan emas ilegal di Papua Tengah
Antisipasi Hantavirus: Pemerintah RI siagakan 51 balai karantina, perketat skrining kedatangan
Menkeu Purbaya targetkan ekonomi RI tumbuh di atas 5,5 persen hingga kuartal IV
14 WNI hilang usai kapal migran tenggelam di Perairan Malaysia
Banjir melanda delapan wilayah di Sulawesi Tenggara, 8.616 warga terdampak
TNI AU tingkatkan kemampuan perang siber hadapi ancaman digital modern
14 masih hilang usai kapal migran dari Indonesia tenggelam di perairan Malaysia
Misinformasi terkait vaksin picu lonjakan kasus campak di Indonesia
Gudang bahan kimia di Jakarta Barat terbakar, ledakan beruntun terdengar
Asia bersiap menghadapi gelombang kedua guncangan energi akibat perang Iran
TNI AL terima KRI Canopus-936, perluas kapasitas penyelamatan kapal selam
Ratifikasi kesepakatan berbagi minyak ASEAN ditargetkan rampung sebelum KTT ke-49
Presiden Prabowo tingkatkan akses telekomunikasi digital di Pulau Miangas
Mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra dibebaskan dari penjara dengan pembebasan bersyarat
China jatuhkan hukuman mati bersyarat kepada dua mantan menteri pertahanan karena korupsi
Presiden Prabowo ajak ASEAN percepat jaringan energi dan ketahanan pangan kawasan