DUNIA
2 menit membaca
Keris Woomera 2026: Australia sebut Indonesia mitra penting pertahanan strategis dan geografis
Latgabma Keris Woomera 2026 berlangsung pada 12-20 Oktober dan melibatkan 2.174 personel dan sejumlah alutsista milik kedua negara.
Keris Woomera 2026: Australia sebut Indonesia mitra penting pertahanan strategis dan geografis
Kolonel Mark Tutton dan Brigadir Jenderal TNI Kamil Bahren Pasha dalam konferensi pers di Situbondo pada Kamis (15/10). /Foto: Defense AU

Indonesia dan Australia kembali memperkuat kerja sama pertahanan melalui Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera 2026 yang berlangsung di Jawa Timur pada 12–20 Oktober. Latihan ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan bilateral, meningkatkan kemampuan militer, serta memperkuat koordinasi dalam menjaga keamanan kawasan.

Komandan Pasukan Pendarat Angkatan Pertahanan Australia (ADF), Kolonel Mark Tutton, menegaskan Indonesia merupakan mitra penting bagi Australia, baik dari sisi geografis maupun strategis.

“Kami berbagi nilai-nilai yang sama serta kepentingan keamanan Indonesia-Australia,” kata Tutton dikutip oleh Antara usai konferensi pers seusai latihan pendaratan amfibi di Pantai Banongan, Kabupaten Situbondo, Kamis (15/10).

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia dan Australia gelar latihan militer gabungan Keris Woomera 2026 di Banyuwangi

Menurut Tutton, TNI dan ADF memiliki kesamaan dalam semangat pengabdian serta sejumlah aspek struktur militer. Hal tersebut menjadi landasan untuk memperkuat kerja sama operasional kedua negara.

Ia juga menegaskan kesiapan ADF untuk melaksanakan operasi bersama TNI dan merespons berbagai tantangan keamanan apabila diperlukan. Latgabma Keris Woomera 2026 merupakan penyelenggaraan kedua setelah latihan serupa digelar pada 2024.

Sementara itu, Direktur Latihan Kodiklat TNI Brigadir Jenderal TNI Kamil Bahren Pasha mengatakan latihan tersebut berperan penting dalam memperkuat hubungan Indonesia-Australia melalui diplomasi pertahanan.

Selain meningkatkan hubungan bilateral, latihan ini bertujuan mendukung upaya menjaga keamanan kawasan serta memfasilitasi pertukaran edukasi dan pengetahuan militer antara kedua negara.

Latgabma Keris Woomera 2026 melibatkan 2.174 personel dari Indonesia dan Australia. Pelaksanaannya didukung alat utama sistem persenjataan (alutsista) dari matra darat, laut, dan udara kedua negara, yang mencerminkan keterlibatan lintas matra dalam kerja sama pertahanan bilateral.

TerkaitTRT Indonesia - RI, Jepang, dan Australia sepakat perkuat kerja sama pertahanan dalam pertemuan trilateral perdana
SUMBER:TRT Indonesia & Agensi
Jelajahi
Sambut COP31, Türkiye undang jurnalis Indonesia dan 14 negara unjuk inovasi iklim dan ekosistem laut
Israel larang pesawat Ethiopian Airlines mendarat di Tel Aviv karena pilot asal Indonesia
Indonesia kecam serangan lintas batas di Timur Tengah, serukan penyelesaian damai
Kemenbud repatriasi 30.000 lebih benda bersejarah Indonesia dari Belanda
Indonesia memperluas lobi pasokan minyak di tengah eskalasi konflik Houthi-Saudi
Latihan militer dan alutsista, Indonesia-AS perkuat kerja sama pertahanan melalui MDCP
Perkuat kerja sama maritim, Indonesia dan Mesir sepakat berantas illegal fishing
KBRI Riyadh pastikan WNI aman pascaserangan di Bandara King Khalid Saudi
Indonesia dan Mesir kecam perluasan permukiman ilegal Israel di Palestina
MotoGP Mandalika 2026 dimulai, Marquez dan Martin bersaing ketat raih gelar juara dunia
Rupiah melemah saat AS dilaporkan siapkan serangan ke Iran, harga minyak global naik
Resolusi PBB usulan Indonesia soal akses anak terhadap makanan bergizi berhasil diadopsi
Indonesia tegaskan komitmen dukung kedaulatan Palestina dan perkuat kerja sama penegakan hukum
Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi mulai lawatan ke Asia, singgahi Korsel, Malaysia, dan Indonesia
Empat awak kapal asal Indonesia tiba di tanah air usai disandera perompak Somalia
Waspada kasus suspek wabah di Rusia, Kemenkes perketat pengawasan di pintu masuk negara
Menkes Budi Gunadi dorong AS kembali ke WHO dalam bursa calon Dirjen
Kapal ikan tenggelam di Jeju Korsel, satu WNI hilang dan delapan selamat
Indonesia tolak izin konser Israel Houghton, Yusril: Tak sejalan politik luar negeri RI
Larangan dan pembatasan media sosial untuk anak-anak